Saat putar-putar dekat dekat kediaman kami dulu di Sandy - Bedfordshire, kami melihat ada sebuah gereja yang sudah di convert jadi sebuah rumah yang cantik. Sejak saat itu saya lalu tertarik melihat-lihat di internet gereja-gereja yang available for purchase karena tidak digunakan lagi oleh komunitasnya.

Saat liburan ke Wales minggu lalu, kami melihat banyak sekali gereja yang sudah beralih fungsi. Ada satu gereja yang diubah fungsinya jadi concert hall kecil dan disewakan untuk fasilitas rekaman audio (karena akustik gedungnya baik).

Di dekat kami menginap, ada sebuah gereja kukuh yang di halaman depannya dipenuhi keramik hiasan menarik dari berbagai penjuru dunia. Gereja ini juga for sale. Letaknya strategis sekali di seberang Benteng/Castle tua di tepi pantai cantik.

Malah ada satu gereja yang tampak luarnya masih gereja utuh 100% (termasuk mosaik-mosaik cantik di jendelanya yang lebar) tapi di dalamnya sudah dirombak menjadi sebuah Children Activity Centre! Di dalamnya lengkap ada arena tembak-tembakan laser, tempat bermain anak, dan juga cafe. Dalam brosur North Wales attractions, children activity centre ini malah masuk jadi salah satu dari 10 ten attractions-nya.

Total jenderal sepanjang perjalanan liburan seminggu yang lalu kami menghitung antara 5-10 bangunan gereja yang ada pampangan “For Sale” di halamannya. Ini baru dari daerah North Wales saja, dan tidak terhitung di daerah lainnya.

Sewaktu kami ikut rihlah pengajian al Ikhlas di London beberapa tahun yang lalu, kami menginap di tenda yang dipasang di area ex-seminari kristen yang luar biasa besarnya. Saat itu bangunan dan tanahnya sudah dibeli oleh yayasan pendidikan Islam yang mengubahnya jadi semacam ‘pesantren’ atau madrasah. Lantai bawah dan atas yang semula adalah ruang kelas dan ruang kantornya sekarang diubah menjadi ruang kelas dan ruang shalat (mushala). lantai paling atas masih berupa kamar-kamar kecil yang semula adalah ruang tempat tinggal siswa-siswa seminarinya. Di halamannya yang luas, malah ada sebuah kolam renang outdoor (jarang nih ada kolam renang outdoor di Inggris) yang terbayang ‘grandeur’nya di masa kejayaannya seminari ini dulunya.

Di London, Birmingham, Manchester, dan ada beberapa gedung gereja yang sudah juga beralih fungsi menjadi…… Masjid. Jadi jangan kaget kalau orang yang keluar dari bangunan “Gereja” itu malah bersorban dan berjenggot panjang. Lucunya lagi, karena di sekeliling gereja biasanya ada kuburan yang tidak boleh dipindahkan, kuburan dan nisannya itu tetap saja bertengger tegak di halaman…. (kebayang-kan kalau ada shalat Ied di luar masjid-gereja itu?).

Untungnya, di kawasan tempat kami tinggal sekarang semua gereja terlihat rapi dan setiap sabtu atau minggu terlihat ramai dikunjungi warganya. Walau saya tidak beragama nasrani, tapi saya lebih senang kalau gereja tidak dijual dan berisi penuh penganut agamanya dibanding harus dilego menjadi tempat rekreasi!