Pasti pernah dengar dong nama Tidore? Jaman kita SD biasanya diajarkan nama dua buah kerajaan besar di Maluku yaitu kerajaan Ternate dan Tidore. Pulau Tidore terletak di sebelah barat Pulau Halmahera, pulau yang bentuknya seperti huruf “K” di untaian kepulauan Maluku.
Berikut gambar pulau Tidorenya saja:
dan kota Soasiu di pantai timur pulau Tidore:
Kebetulan tadi saya browsing ke site ini dan dapat gambar gunung Tidore yang masuk jadi ilustrasi gambar di uang Rp 1,000-an.
http://andreasharsono.blogspot.com/2005/11/gambar-uang-rp-1000.html
Ke arah selatan dari pulau Tidore, ada pulau mungil. Namanya pulau Moti.
cantik ya? Coba deh lihat kota kecil (desa?) yang ada di pantainya. Kota (desa?) di bawah ini adanya di sebelah kanan atas pulau Moti. Mmm….. birunya pantai…..









123 comments
Comments feed for this article
11 Maret 2007 pada 5:51 am
onn Kamaruddin
tengkiu foto udaranya kota Tidore, kebetulan aq orang Tidore yang berdomisili di kelurahan Indonesiana, kalau ada foto pulau Tidore secara keseluruhan, boleh aq minta dikirimi ke emailku, sekali lagi trims. oh ya boleh diberikan petunjuk bagaimana mengakses earthgoogle, soalnya aq pernah masuk ke situs tersebut tapi nggak tahu cara mengaksesnya.
18 April 2007 pada 6:43 pm
hady
tolong foto daerah lumpur lapindo di sidoarjo, skrng gimana kondisinya…?
23 Juni 2007 pada 10:13 am
rahmat
Jangan Merusak Kampung Saya Yang saya sukai kamu ko. gitu sih
Vangare Mansia Tidore Gurabati
23 Juni 2007 pada 10:41 am
rahmat
Tolong foto masjid yang baru di bangun di tidore kelurahan gurabati RT 03
Soalnya saya rindu banget , Tolooooong dong pleace. oh ya kalo boleh kirim ke email saya. sekalian stadion gurabati di tidore kebetulan saya orang tidoreGurabati saya skrng di Darunnajah Jakarta Gimana Kondisinya
Sekarang Tentang Masjid gurabati yang baru itu looh pliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiis
doong Tolong Fotokan SDN 1 Gurabati klo ga krm ke email saya krm aja ke geogle gurabati biar saya bukanya gampang “Syukron Katsiiron”
By Rahmat Klo udah Di foto tlg bls ke email saya…….
22 Agustus 2009 pada 4:18 am
DEON
HAI RAHMAT, SAYA DARI GURABATI RT 1 “MANGGODO”. KAMU KANGEN YA…. SAMA GURABATI? CIAN BANGET…. DAN SAYA SEKARANG SEKOLAH DI MADARASAH ALIYAH NEGERI GURABATI, TEPATNYA DIBELAKANG SDN 1 GURABATI. DAN INFORMASINYA : SEKARANG SDN 1 GURABATI SUDAH MEMBUAT GERBANG SEKOLAH, DAN DIISI DENGAN VISI & MISINYA YANG DIUKIR DISAMPING GERBANGNYA….
DAN SAYA TERGABUNG DALAM REMAS (remaja mesjid) MESJID GURABATI “NURUL YAQIN”
11 Agustus 2007 pada 11:25 am
kurniawaty
thanks for the image… i from tidore too… and realy lige your image… thanks…
18 September 2007 pada 3:32 am
kaka
tolong pemerintah RI melakukan rehabilitasi terhadap bangunan yang ada di maluku khususnya kerajaan Ternate dan Tidore
23 September 2007 pada 5:07 pm
Fathir (Pache')
Sudah saatnya Pemerintah Kota Tidore merehabilitasi dan mempromosikan objek wisatanya. Ada beberapa objek wisata yang sangat indah bila di kunjungi salah satunya adalah Mata air panas AKESAHU di bagian timur pulau tidore. Dan juga bekas-bekas peninggalan bangunan Kedaton Kesultanan Tidore yang masih bertahan keasliannya. “Jadi ngoni sbagai orang tidore tu..musti palihara deng jaga tu peninggalan-peninggalan sejarah, jang cuma ksana baspoit tu tembok kdaton” Catatan penting bagi pembaca, coba kalian pikir sebenarnya Tidore – Ternate merupakan 2 pulau yang mempertemukan 2 bangsa asing yang berniat mengelilingi dunia (Spanyol-Portugal). Tapi di balik itu, kedua bangsa tersebut sudah mengetahui rahasia dari kepulauan tersebut yang merupakan Pulau penghasil Rempah-rempah Surga dunia, yang keasliannya mengalahkan rempah-rempah di berbagai belahan dunia. Jadi sangat malu bagi kita orang indonesia kalo kita nggak tahu dimana itu Pulau Tidore. Because orang-orang asing di luar sana sangat tahu betul seperti apa, bagaimana sejarahnya, dan sumber daya apa yang di lahirkan di pulau Tidore. Dan masih banyak rahasia yang membanting sejarah-sejarah dunia.Soekarno aja bilang; ” Kalo bukan Tidore mungkin nggak ada yang namanya lagu Dari sabang sampai merauke” Baca sejarahnya..!!
5 Oktober 2007 pada 7:21 pm
meneerlee
kalian semua harus terus menggali sejarah kesultanan Tidore yang mulai hilang di dlm jiwa orang Tidore serta harus melestarikan dan menjaganya. thx
9 Oktober 2007 pada 6:06 am
rio alting
saya org tidore asli,saya sangat bangga dengan sejarah,kebudayaan tidore, tapi pertanyaan saya knpa tidore ga maju2???? padahal tidore mempunyai SDA yang belimpah, negara barat ingin menguasai tidore(sejarahnya} logikanya negara lain ingin menguasai tidore tapi knapa negara sndira tdk mau kelola?
9 Oktober 2007 pada 6:08 am
rio alting
tong org tidore manuntut perubahan
24 Oktober 2007 pada 4:59 am
ozzy
fangare mai mansia Tidore Seli….
ne fangare ma ona waje waje frenster ua…
FS :
::kudzo_kojek@plasa.com::
::kudzo_kojek2@plasa.com::
jang lupa add e…
(^_^)v
syukur doffu…
25 Oktober 2007 pada 12:11 pm
syafa
seneng deh… ak bs liat rumah,wlpun hanya kecil.
tlng cariin foto-foto pantai AKESAHU and Pantai Cobo.pengen liat sprt apa kondisinya skrng.
18 Juli 2009 pada 6:41 pm
Jhan's
ia nanti di criin foto2nya!….
27 Oktober 2007 pada 9:25 am
Nasrun.Hs.Bay
Ass,Wr,Wb. . . ¶:)
Fangare yali mansia Tidore TONGOWAI.
doowgh,tidore re maju² ua sie…
TLng My friends Yg Ada Kul di Luar Tidore,Mulai dari SABANG s/d MERSUKE kalo Kulia ghe kulia Laha² La capati wako isa La so Lestarikan Se budidayakan ngone na gam biar ena dadi TIDORE MAJANG se TIDORE marasai….¶:)
Thank’s….¶:)
3 November 2007 pada 10:33 am
budi
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Ngori asli mansia tidore DOKIRI. Jo Ngone mesti kuliah lahalaha la dadi mansia. Se Ngone semua bangun ngone na gam toma jawa lau ifa
13 November 2007 pada 1:47 pm
rusdy
saya. atas nama warga tidore yang bermukim di jakarta sangat mengharapkan adanya perhatian dari pemerintah RI dan pemerintah daerah untuk menggali lebih dalam lagi potensi wisata yang ada di pulau tidore dan pulau-pulau lain yang ada di propinsi maluku utara agar manjadi salah satu tujuan wisata para wisatawan domestik maupun mancanegara. sebelum tarjadunya pengruskan-pengrusakan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. semoga kota tidore mempunyai nama yang di perhitungkan dalam peta pariwisata nasional maupun internasional.MARIMOI NGONE FUTURU. SUKUR DOFU
5 Desember 2007 pada 11:30 pm
anto toduho
perubahan di kota tidore kami sangt perlukan padahal banyak sumber daya alam yang banyak yang hanya di mnfaatin orang lain padahal SDA kita tyu sangat banyak………………………….
5 Desember 2007 pada 11:34 pm
leo 71
saya snagt harapkan bantuan dari pemerintah,yang gimna bisa membangun maliku utara kedepan nanti……………………..
ngom ngofa-ngofa tidore menuntut supaya ngom na pulau re maju yang tabe se pulau yang sema tam idonesia yang maju…………..
sukur dofu-dofu kalu pemrintah mote bantu……………………………………..
5 Desember 2007 pada 11:35 pm
anto toduho/leo71
mari moi ngone foturu
sema loa se banari
12 Januari 2008 pada 11:02 am
ikhy
saya mengharapkan agar pemerintah khuysusnya kepada pemintah pusat agar lebih memperhatikan koto tidore yang memeliki banyak sumber daya alam yang melimpah agar tiadak diambil orang. kita azli tidore, orang gurabati,
15 Januari 2008 pada 5:42 am
amii
Ass. wr.wb
ngori ngofa tidore dowora. Qt satuju apa yang dibilang saudara Nasrun, mari katong2 yg lg menuntut ilmu diluar klo so selesai tlg cpt pulang la bangun tong pe kota sadiki la tamba maju kyk pulou lain,cz so lm tidore tra pernah maju2.Chaooooooooooooooooooooooooooooooo…..org2 tidore.
21 Januari 2008 pada 9:14 pm
adhy
i love tidore
i miss tou
30 Januari 2008 pada 6:08 am
miro
ngori ngofa tidore mafututu….kuliah toma manado….
menurut saya tidore akan kembali pada kota kecamatan ,jikalau arah perkembangan pemerintahan dalam mengarahkan kabupaten ini pada wajah yang mana.
1 apakah kita akan menjual kesunyian yang ada untuk menjadi APBD
2 MENGARAHKAN KOTA menjadi kota pendidikan?
3 atau dijadikan sebagai kota jalur perdagangan investasi.
perkembangan kota tidore harus difokuskan pada arah yang jelas dan tegas…..
15 Februari 2008 pada 12:00 pm
aen
ass…
fajaru mansia tidore
tidore I miss U
tunggu kedatanganQ untuk membangun tidore Island agar jangann otu turuzzz
I Love U tidore
15 Februari 2008 pada 3:18 pm
RHEIN
assalamualaikum wr.wb
hallo aq juga ORANG tidore
makasi udah tampilin foto pulau tidore
coz dengan liat foto pulau tidore
udah bza ilangin rasa kgn aq ma tidore
………..tidore I MISS U………………..
AYO KITA BANGUN TIDORE
20 Februari 2008 pada 4:47 am
yudh
KALAU boleh bangunan bersejarah nya di perlihatkan juga ……… ok tidore jaya…..
marimoi ngone foturu
21 Februari 2008 pada 6:38 am
sarah
nah…. gitu dong lebih mendidik
28 Februari 2008 pada 9:09 pm
RHEZA PRATAMA KONORAS
SAYA INGIN SKALI PULANG KE TIDORE,,, SAYA BERHARAP TIDORE KE DEPAN NANTI BISA MENJADI KE BANGGAAN BAGI INDONESIA KHUSUSNYA…
INSYAALLAH,,, ORANG TIDORE YG KELUAR KULIA DI BERBAGAI KOTA CEPAT SELESAI. AND INSYAALAH SMUA BWA PULANG MANFAAT//// SMAAAANGAT NGOFA SE DANO
SALAM BUAT OARANG TOMALOU !!!!!
I MISS YOU
9 Maret 2008 pada 8:51 am
dewi
ngori mansia mareku
14 Maret 2008 pada 4:07 pm
ikhsan
Saya bukan orang tidore, saya dari Bandung Jawa Barat.
Saya bertugas di Pulau Moti sudah 1 setengah tahun.
Di Moti, mayoritas penduduk Etnis Tidore dan Makean.
Saya senang tugas disini, mereka semua orang2 baik dan bertata krama sopan. Gotong royong dan saling membantu merupakan ciri khas disini.
Tapi sayang, masi ada pemuda2 yang pikirannya belum mau maju,
yang kerja nya cuma mabuk2. Sekola ga jelas, kerja ga ada.
Semoga temen2 yang ada di luar sana, yang asli maluku, tidore ato moti. Serius menuntut ilmu, dan kembali ke asal untuk membangun ketinggalan daerah Maluku Utara, yang sama-sama kita cintai.
Walau saya besar di Jawa, tapi saya lahir di Ternate, dan saya cinta daerah ini. Sepenuh jiwa saya abdikan ilmu yang saya miliki, untuk kemajuan Malut .
20 Maret 2008 pada 3:36 am
alif bukukotu
makasih dan salute atas share dedikasinya !!
Smoga info ini menjadi bagian yang tdk terpisahkan dengan keikhlasan utk ‘membangun indonesia raya’.
Kepada suadara2ku,letakan setiap keinginan baik untuk membangun jazirah ini diatas keikhlasan partisipatif-strategis dan kesetaraan sebagai anak negeri.
Maju terus Tidore !!!
Salam..
25 Maret 2008 pada 2:48 am
anshar
Saya sangat merindukan gambar/foto sultan Nuku yang asli. Tolong ya….
27 Maret 2008 pada 7:52 pm
adhy
tolong dong gambar tomalounya
i am tomalouholic
tidore kapan kita berjumpa lagi?
27 Maret 2008 pada 8:01 pm
adhy
samua kong orang tidore abissssssss mangkali ada orang jawa ka..
jang lupa atik p frendster..sarabaty_ngofasedano@yahoo.com
28 Maret 2008 pada 8:10 am
Gun & Yati
Limau ma dade-dade mabara jiko se doe, madarifa papa se tete madafolo dzikrullah……demikianlah semboyan Sultan Nuku Djou Barakati dalam memimpin Kesultanan Tidore hingga mencapai puncak keemasan, mudah-mudahan apa yang pernah dialami Tidore pada masa lampau bisa terwujud pada masa sekarang…….Amin….!!!
13 April 2008 pada 8:59 am
ikhon
………….tidore……………….tempat aku lahir……………………..tempat aku besar……………….tidore tempat aku kawin…………………tempat aku mati…………………tempat aku dikuburkan………………………TIRE TIDORE GE JANG LAU A……………………………..!
W MINTA MASJID GAM8 P FOTO K!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
13 April 2008 pada 9:14 am
hengki fajar
itu pantai yang indah saya ingin suatu saat nanti bisa kesana saya kan suka dengan yang indah seprerti hewan laut memabg sih tempat mu indah semogah tetap indah
18 April 2008 pada 3:48 pm
arief
thanks that ur give my island. kalo boleh keseluruhan foto yang berkaitan dengan tidero di tampilkan biar generasi penerus lebih giat untuk seperti gunung itu. aku putra tidore yang lagi kuliyah di surabaya. jangan lupa doanya biar sukses n kembali berbakti di tempat kelahiran..
ino fo matai pasi moro-moro fo maku sogise
20 April 2008 pada 5:37 am
Yush
Untuk foto dan hal-hal yang berkaitan dengan Tidore masuk aja ke web pemkot Tidore… Untuk teman-teman Tidore di luar, jangan khawatir kami menanti anda untuk kembali sambil berbuat lebih dulu… See U at Tidore… YUSH MAREKU
7 Mei 2008 pada 3:58 am
kaka
kota tidore perlu dibangun dengan penuh keseriusan, jangan sampai jadi kota mati dan kalah bersaing dengan kota lain di maluku utara
26 Mei 2008 pada 1:22 pm
ANTHY & RHYGAF
bagitcu kalau jadi putra-putri tidore harus semangat dan berjuang membangun torang punya daerah,,,,,,,,,,okey “e marimoi ngone faturu”*********otu lau ifa,LILA SE’HANYOLI- HANYOLI LAHA LAHA..
28 Mei 2008 pada 5:57 am
rafly
kalu mau tidore jdi daerah istimewa, sogoliho toma ena matiti kiliho rasi kari sibugo, fato se sodorine adat se atoran toma ena ma gonyihi. sogoliho tome ena ma hak, so dorine toma ena ma dorine. makanya pihak yang terlibat dalam kesultanan sekarang harus berjiwa besar untuk mengakui hak atua bukan, dari situlah tidore dapat menjadi sebuah daerah yang memeliki kharismatik.
30 Mei 2008 pada 7:34 am
rakly
RE FANGARE NA EMAIL (reok_tidore@yahoo.id.com)
30 Mei 2008 pada 7:58 am
rafly
RE FANGARE NA EMAIL (reok_tidore@yahoo.id.com), INO FO MAKATI NYINGA TOMA LOA SE BANARI, KALIMAT INI JANGHAN HANYA MENJADI SIMBOL YANG TERTULIS PADA LOGO KOTA TIDORE. TIDORE SEKARANG NARE JOU (KIE) NA GAI YO GOGORU SE MARASAI LAU, INO LA FO PALIHARA SE DODARA GOSIMO NA DODIA, YO SO RORI JOJOKO, SO RORI DORINE, SE SO RORI GUNYIHI. SO LAHI DAWA JOU NA BARAKATI LA SO GOLIHO KIE SE GAM NA MACAHAYA. WAHAI GENERASI!!!!! BANGKITLAH SEIRING DANGAN KEBANGKITAN BANGSA MARI KITA RAIH KEMBALI KEJAYAAN YANG PERNAH DIRAIH OLEH PENDAHULU KITA YAITU AL SULTAN JOU BARAKATI MUHAMMAD EL MA’BUS AMIRUDDIN SYAH KAICIL PAPARANGAN (YANG DI PERTUAN AGUNG SULTAN NUKU), WARISILAH SEMANGAT JUANG SULTAN NUKU PANTANG MENYERAH……….INGAT DAN INGATLAH SEKALI LAGI INGAT NUKU TERKENAL BUKAN HANYA DI MALUKU UATA, NUSANTARA, ASIA DAN ERIPA, TAPI KEPIAWAIANNYA TERKENAL DI SELURUH PENJURU DUNIA. SUATU PERTANYAAN BESAR YANG HARUS DIJAWAB OLEH GENERASI NUKU SEKARANG, MENGAPA NAMA TIDORE SEMAKIN MENGECIL, MENGAPA GENERASI NUKU SEKARANG TIDAK DIKENAL LAGI DAN SIAP YANG DAPAT MENGEMBALIKAN NAMA BESAR TIDORE YANG KITA CINTAI. JAWAB SENDIRI DAN SENDIRI JAWAB. INI SEBUAH TITPAN GORESAN HATI DARI SALAH SATU PUTRA TIDORE YANG SEMENTARA BERMUKIM DI JOGJAKARTA, AKHIRKATA YAO FOMATAI PASI MORO-MORO FOMAKU SOGISE,KUNCI KEBERHASILAN DARI SEMUA INI. SALAM DAN SELAMAT BERJUANG GENERASI-GENERASI NUKU, BISMILLAHI FISABILILLAH.
30 Mei 2008 pada 8:00 am
rafly
FANGARE NA EMAIL RE (reok_tidore@yahoo.id.com)
4 Juni 2008 pada 7:58 pm
ONGENK
bagun atau kita akan tertidur untuk selamanya…………………
4 Juni 2008 pada 8:05 pm
ONGENK
se u to :
tan_ongenk@plasa.com
11 Juni 2008 pada 4:41 am
AN
saya yakin Tidore Bisa maju…. kota Tidore Sekarang masi dalam tahap pengembangan Pembangunan kOTA… Tinggal pemimpin dan masyarakat bergandengan tangan Untk membangunnya.. Jangan membangun karena Kepentingannya masing2.. Wah itu malah Hancur ( Tidore tetap Tidur )…
MARIMOI NGONE FUTURU Ingat ya…… Cayoooo Tidore
Jakarta 11 juni 2008
12 Juni 2008 pada 4:58 am
rafly
Buat Ongenk, jadilah genersi Nuku yang bisa mewarisi semangat juangnya, jangan jadi generasi nuku yang tidak memiliki nyali, anda tipe generasi muda yang pesimis, pasrah dan tidak memiliki jiwa besar, sifat kamu bukan milik putra tidore asli atau mungkin saja hanya sebagai titipan untuk sementara di tidore.
Yogyakarta, 12 Juni 2008
7 Juli 2008 pada 3:28 pm
bhoenk, SST.Par
what’s made proud…?? . bagaiman carax para investor mau menanamkan modal klo cma foto pulau tidore yang diperlihatkan, bukan khas tiidore yang dperlihatkan… but we must make a promotion n intrudouce what’s tidore have…. like tourism object n intersting to another region to make they have to know what tidore have…. so i hope the govermnt of tidore must serisly to make a tidore is ONE tourim destination of North Mollucas….
bagi para pejebat tidore jang talalu banggakan apa yang orang lain punya,, tetapi ciptakan tidore yang dapt dibanggakan oleh para pejabat di daerah lain…. klo cuma fotox pulau tidore dikase lihat, berarti yang buat foto ini orang suka BAFOTO alias MUKA KAMERA ALIas Camera Face
7 Juli 2008 pada 3:34 pm
bhoenk,
adoooe e.. tidore…. katanya kota… kok… lampunya mati2… berapa sih… umur lampu pak wali..???? mendingan pake lilin tapi… ntar dikirain ngepet…. mending pake PALINTA….. tapi MAHAL minyak Tanahnya…. klo gi2 pake silo aja yeach… tpi… masa dalam rumah pake silo….. he…he…he… ge maha dede guae se durian….
9 Juli 2008 pada 4:41 pm
na2cut3
tidore ku,,,,,,,,,,,, i miss u…………. paling bangga jadi orang tidore
9 Juli 2008 pada 5:24 pm
chyken manies
tidore,,,to ado re…, mo org bilang sunyi k,lampu mati2,coka p tampa,,,,persetan deng kata orang…tidore ttp tidore…me bagitu sudah kong……sampai kiamat tidore ttp bagitu,…lebe baik ttp bagitu,biar bonk,jo2 ai, ko ik ttp cinta tidore to?,secara PARIS saja tra bisa kse kalah tidore……,tp kita sebagai wanita asli tidore ttp bangga akan tidore, kita,nana,mala adalah tidoreholic jd siapa yg brani menghina tidore langkahi tng p bayangan dulu,,,,,,,woe jang bicara sabarang lebe baik tng smua guna kata2 ini untuk tidore,T i d O R E …i LoVe, tIdOrE beutiful island,tidore is the best ,tidore,otu nane tidore,..apalagi GUraBaTi e JoU e To SoNINgA saDo E..tolong FoTo LaPaNgAn GUraBati Deng TAmPA DUDUK fAlS gEneRAtion di kompleks Menteng tu…..kangen kangen……..terakhir buat pemkot tikep jang lupa tng aspuri tra,..fo tidor saja tng tada2 ujang ni,,janji tinggal janji,,,,tng cuma minta klao dtng lagi jang cuma foto2 la realisasikan apa yg ngo blng p torang,,kami juga warga negara tidore………yg baca comment…makasih…salam p org tidore keep the peace love n respect………………………………
14 Juli 2008 pada 8:40 am
KAKA TIDORE
pemerintah kota tikep harus serius membangun tidore kedepan karena kalau salah membangun maka akan menjadi kota mati alias kota mbopo, salah satu potensi yang harus diperhatikan yaitu obyak wisata seperti ake sahu, tanjung cobo dan pasir putih. ini dilakukan untuk menarik wisatawan berkunjung ke tidore sebagai salah satu sumber pendapatan daerah.
14 Juli 2008 pada 10:41 am
ean_erodit
asalamualaikum..”TIDORE” penggambungan dua bahasa antara bhs tidore asli “to ado re” yg artinya “aku telah sampai” dan bhs dialek irak “anta tado re”yg artinya”kalian telah sampai” sehingga penggambungan ini menghasilkan nama yg pernah berjaya melawan dan melumpuhkan klonialisme yg ada diindonesia khususnya maluku utara dan pembebasan irian barat, pada masa kesultanan “MUHAMMAD AMIRUDIN SHAEDUL JIHAD KAICIL PAPARANGAN” yang dikenal sebagai sultan”NUKU”
maka dari itu tidore merindukan kepemimpinan yg seperti “NUKU”
bahkan lebih, agar tidore yg kita cintai dapat menjamin kepentingan masyarakatnya terutama pembangunan dll. buat yg melanjut studinya diluar tolong fikirkan ini “GAHI NYINGA GE SITA – SITA INE” wasalam, “FRENDOM FOR TIDORE”
16 Juli 2008 pada 6:01 pm
ngofa se dano
Buat Walikota dan wakil
Terlalu Adem Ayem EBanyak Biking Proyek Got N Normalisasi sungai mati ……… Kasihan Masyarakat itu butuh diberdayakan kase modal usaha, bantu motor ikan, bantu petani kase modal bibit bakobong ebih pada pemberdayaan.\ Proyek bukan keinginan rakyat bawah jadi susua.musrembang … paradigma lama coba cari .konsep lama atau konsep baru k sekali-sekali masuk fola masoa.cari taukeinginan masyarakat dong.ada penting juga mau dikasih tau Pelabuhan ikan diatas tunggu apalagi . kong tara paketunggu pagar rubu… kemudian rehab lagi… begitu juga parawisata rum,… kase cantiik pagar padahal diadalam cuma pagar kalapa. ..tidak investasi masuk di wisata kita.bapiki jagn tlalu banyak pigi lia wisatanya orang baru pulang
2009 Pilih walikota yang betul ikut rakyat p mau………………………rakyat p mau apa coba ….. datang Tanya coz dong mau kase tau tapi … bapk n anaka buah tara datang
Wakil Walikota juga …….. Kelihatan cuek….. Kita lia paitua lantik kades n camat- dia tara pake kopia kong payah… dapat lia kasana ……. tarabae sekali……. dari hal yaang kecil kita dapat mengukur keberhasilan……………… Pak wali kalu dari kaca mata saya : tikep butuh pemberdayaan masyarakat … jangan telalu banyak orientasi proyek tapi program sehingga keterlibatan masyarakat secara umum ikut berpartisipasi dalam pembangunaN .Thanks moga teremotifasi
24 Juli 2008 pada 6:41 pm
RUDHI
Tidore tunggu atq bale dri jogja e. . . atq mo bka toko gramedia satu d tidore la mansia tidore jng talu bali miras. . . bali buku banya2 tu la membaca. . . jng talu manyano d pmerintah lg. . . percuma sa klu pemerntah tidre usha bngun tidore kng ngo msyarkat cma makng tidor’ ‘ ‘ tidore trknal dng gudang ilmu . . . orng barat sa jao2 dtng d tidore cari ilmu kng orng tidore otu smpe. . . . atq me orng tidre lg tinggal di soasio city. . . tng smua ingin tidore mju jd mari moi ngone futuru. . .tng bangkitkan tidore jd kota pendidikn. . . supaya tng p sultan nuku tercinta tersenyum lia ana2 tidore yg pande2 dng sabiji, , , ,
tank’s eh sala sukur dofu ulng.
19 Juni 2009 pada 7:08 am
amelya
ana tidore saja kong mau pke atik anang deng sama deng orang ternate lg kong…………!!!!!!!!!
25 Agustus 2009 pada 5:44 pm
akhy
so butul apa yg rudi pikirkan, numun ada beberapa hal yang perlu tarang cernati bersama dalam membangun kota tidore. tidore telah kehilangan identitas ini terlihat dari gaya hidup masyarakat tidore, trang pe daerah adalah daerah kesultanaan kenapa torang samuatara cermin dari daerah lain, apa lagi orang yang mengenyang pendididikan di jogja…dan realitas lainnya menggambarkan juga bahwa paham ego primordialisme itu trang harus jadikan dia sebagai potensi bukan sebaliknya……pertanyaannya apa tidore saat ini atau berapa tahun kedepan lagi torang bisa wujudkan dia seperti cita-cita leluhur…..?sementara saat ini orang hanya berfikir tentang kepentingan sesaat (politik yang prgmatis). selamat berjuang………….!
29 Juli 2008 pada 8:53 am
MANSIA INDO
SARAN ORANG-ORANG TIDORE AKAN SAYA TAMPUNG…
TETAPI JANGAN CUMA BISA MANUNTUT PERUBAHAN…
TETAPI RUBAH DULU SIKAP ANDA…
KALO MASIH SUKA MIMPI, MAKAN BESAR, DAN BAKU FITNAH..
JANGAN SURUH ORANG LAIN BERBUAT BAIK…
MARI BANGUN TIDORE DENGAN NIAT DAN UANG YANG HALAL,
JANGAN SUKA KORUPSI…..
SADAR, SADAR, SADAR……. OTU LAU, OYO LAMO.
GA TEBE???
23 Agustus 2008 pada 10:36 am
An
TLONG HENTIKAN KONFLIK pilkada MALUT. Hidup rukun mrupakan pesan dari org tua2 kita…
MARIMOI NGONE FUTURU,,,,,
5 September 2008 pada 10:21 am
Nita Theresia Reyne
Shallom,
Mungkin kelak ketika membaca ini bukanlah comment yg menarik, tp aq tetep ingin cerita tempat dimana aq menemukan sisi lain dari hidup. Tidore bukan kota yang besar yg ramai dan sarat dgn kendaraan lalu lalang. bukan kota yg diwarnai kepulan asap dan disesakkan oleh hiruk pikuk orang yg berlari-lari mengejar waktu. pemandangan penuh stres atau “rush hour”, bukanlah pemandangan yg mudah kita temui. dia tidak bisa disamakan dgn tempat manapun. Tidore y Tidore. dia bahkan bukan Ternate. Bagaimana kl qt segera saja awali “Kisah Klasik di Tidore”, ini judul buku yg mungkin suatu hari aq akan menulisnya menjadi satu buku komersil.
Dgn kesalahan aq ditempatkan di Tidore. sebagai dokter PTT, aq merasa Tidore bukanlah tempat yg terlalu susah untuk memulai suatu komunitas, walaupun isu yg aq dengar masy Tidore tertutup utk pendatang. atau mungkin aq cukup beruntung saja mendapat penempatan wilayah kerjanya.
Banyak hal yg aq tinggalkan di Bandung yg buat keberangkatanq k Tidore menjadi sesuatu yg sangat berat dan menyesakkan. pilu sesal, air mata getir, tak mqmpu bayar semua isak dan jeritq.
Chapter 1. Welcome Ternate-Tidore
Chapter 2. PILKADA, TA-GK? AGAR?
Chapter 3. Puskesmas Soa sio
Chapter 4. Tragedi Rumah Dinas
Chapter 5. Arisan Dokter? arisan?
Chapter 6. Selamat natal, anakku sayang…
Chapter 7. Snorkeling, diving, I love u…
Chapter 8. Residen & Cinta Lokasi
Chapter 9. Bulan Purnama di Kie Matubu
Chapter 10.Rahasia yg tidak terungkap
Chapter 11.Pagar makan tanaman?Tanaman makan pagar?
Chapter 12.Akhir Kisah Klasik Di Tidore
……..Demikian hari2 kujalani. Satu fase hidup yang tidak terbayarkan, terbandingkan… pengalaman yg mengajarkan aq mandiri penuh, belajar bertahan and being “The Survivor”. Laut dan gunung yang menyajikan cinta dengan caranya sendiri. Kesalahan yang tak tersesalkan… Tidore, i know i’ll mizz u babe..
For all people i’ve met i’d like to say “In d process of developg a genuine frenship n cooperatn during Tidore, i wud lk 2 apologize 4 any wrongdoin which ive done directly or indirectly. Was tired with d journey n work, and also d laughg gas which hs leakd around, turnd us into bunch of monsters. Tq my dear frenz. Wish u all d best in life. I love u… Someday i’ll be back… c u when u get there…
Nita, dr
6 September 2008 pada 4:22 pm
ayohan
Pak Wali dan Pak Wa Wali ngoni buka kobong untuk rakyat di kec Oba biar bisa meningkatkan taraf hidup rakyat kasian Rakyat makan sagu deng nyao tore baru Pak Wali deng anak buah makan nasi trus.Pak Wali pe anak Buah Oyo Lamo. Pak Wali Coba usahakan agar salah satu kapal penumpang yang ke Irian harus singgah di Tidore jadi ada juga buruh pelabuhan bisa kerja untuk mengurangi pengangguran.
Di Room bikin tempat wisata untuk anak2 seperti ancol asal jangan jadi ANCOR.
14 September 2008 pada 9:35 am
rio
band plezter berasal dari tidore. luncurkan album ahir 2008.minta doa orang tidore.
plezter band menjadi icon malut
22 September 2008 pada 9:18 am
Tantur
Slm knal
17 Oktober 2008 pada 3:32 am
ira
TiDoRe..e…e….e….e….e….
Loph U So Much..
17 Oktober 2008 pada 3:41 am
ira
Ino Ngone Fo MArimoi…
Roka Saya Rako Moi..
BanguN TIDORE TErciNta..^_^.
24 Oktober 2008 pada 8:13 am
Ris Soambelo
Woe… ngoni yang kuliah diluar malut, kuliah bae-bae jang hanya bakulia deng paha puti saja, apalagi yang di Manado jang coba-coba makan bubur manado sebab kalo so rasa pasti akang mau tamba bibir manado
24 Oktober 2008 pada 2:55 pm
gabidara nabiu
aslm…wah..snang bgt rsx bisa gabung disini sm anak2 tidore dari b’bagai penjuru indonesia…smg tong p smgt marimoi ngoni future tdk cuma dlm kata2 sj..ok..sy ank tobelo tpi besar di ternate n’skrng kuliah di makassar fk unhas. seumur hidup sy bru prnh k tidore 1x pas p’tndingan bola persitob vs persihaltim..tra mnysal kasana krn dya p pantai indah kong…ada yg sy mw bilang klo tidore sbnrnya sudah mulai terknl di tingkat nasional karna waktu sy ikut jambore nasional di bandung thn 2006,adik2 pramuka tingkat SMP dari tidore so bikin heboh deng dorang pe tarian kapita n’lagu kabata juanga,bahkan pada kegiatan nasional pramuka slnjtnya, banyak teman2 dari papua yang cari anak2 tidore.ngoni ada hub.sjrh dg dorg to?klo blh sy blng, lagu kabata juanga itu slh satu lagu daerah terbaik yg pernah sy dgr..smg generasi ank2 tidore ttp lestarikan lagu itu.buat k’ikhsan yang gabung disini tgl 14 maret 2008,slmt b’juang ya tuk lnjt spesialisnya thn dpn..smg selesainya bisa sam2 breng gabi e…biar k’ikhsan dr spesialis, gabi dr dulu dah..hehehe..oh ya lupa bilang, ada temanQ dari Malaysia yg sngt tertarik dengan maluku utara. terakhir ketemu, dia blng pengen buka website ttg maluku utara dari inggris. smg dia juga pndpt yg sm ttg tidore…semangat yach…marimoi ngoni future…sy doakn smg anak2 tidore banyak yg cepat selesai biar bisa cpt come back to tidore..
27 Oktober 2008 pada 8:14 am
De2n'01
Assalamu’alaikum Wr.Wb. Btl2 smangatx nak2 tidore,ttpi bkn hnya smangat aja yg da,qt jga hrs bs merealisasikan yg qt punya for daerah yg qt cintai..I miss u tidore!! 5 stone ttap jaya..Hlangkan kbiasa’an yuru ake raci n’ jdilah putra/putri tidore yg b’guna..Coz yg d’inginkan tidore adlìh masyarakat b’satu ngedukung p’merintah daerah dlm perubahan utk mnuju tidore yg lbh baik lg….!
2 November 2008 pada 12:12 pm
toma loa se banari
pemberitahuan………………………….
kepada Yth.
seluruh mahasiswa/i asal tidore yang menimba ilmu di luar maluku utara.
dengan hormat.
dalam rangka memajukan kota tidore kepulauan supaya lebih dikenal di kancah nasional maupun internasional (kalo bole), untuk itu diharapkan kepada mahasiswa/i agar “otu lau ifa la kulia cabe, supaya wako isa toma tidore la bangun ngone na daerah tidore”.
terima kasih.
wassalamualaikum WR.WB
11 November 2008 pada 7:19 am
qyai soayaba
Untuk Org Tidore!
Hati – hati dgn tradisi atau kebudayaan lokal… karena bisa terjebak dengan syirik, istilah papa se tete tolong di kaji lebih dalam jangan terima mentah- mentah. Sy sangat prihatin dengan masjid kolano soasio, masyarakatnya mampu bangun dengan megah tapi tidak mampu untuk memakmurkannya, yang qt temui didalamnya bukan banyaknya jamaah yang sholat tapi sesajian (Pinang deng siri) yang hampir memenuhi setiap sudut ruangan.
Saran saya :
Kalo ngoni masyarakat soasio tara mampu kelola, kasih ke jamah tabliq aja…
biar dong biking masjid kolano sama deng masjid Nurul Bahar Tomalow. Salut untuk masyarakat Tomalou, kalian memang yang terbaik.
13 November 2008 pada 4:34 am
Abdurrahman
ko rio banyak nuntut yaa . . . . saatnya kota tidore perlu merumuskan program yang unik sesuai dengan ciri khas daerah sekedar antisipasi 10 tahun kedepan . . . .
perlu juga dikembangkan kebudayaan daerah biar tambah seru!!!
14 November 2008 pada 8:13 am
IcHa_MeRiEs
ass…samua….
buat samua jojaru n ngongare tidore dari sabang smpe mareku….hehehe(marauke)
slam knal…
n buat samua yang dh knal p Qt ( narsis…hehehe ) pa kabar ngni smua??
slam kie raha…
mari tng sama2 bangun kota tidore kepulauan…smngad….!!!!
tidore tempat kelahiranku,tempat pertama kali ku melihat dunia,tempat tangisan pertamaku,tempat Q belajar mengenai hidup,tempat Q mengerti arti kasih sayang n cinta dari kedua belahan jiwaku.
tempat Q memiliki n kehilangan cinta.walaupun ku jauh dari mu.tapi hati dan pikiranku slalu ada di sana….i love tidore….jadilah yang terbaik di antara yang terbaik….
ne ta p FS ” zhi_cha@yahoo.com ”
jngn lupa di add ya….
bt samua yg mw knalan…..
14 November 2008 pada 8:35 am
kaka
salah satu kelemahan kita adalah terlalu membesarkan perbedaan, sehingga yang muncul adalah konflik yang mengarah pada perpecahan. mari kita bangun tidore dengan rasa persaudaraan dan kekeluargaan. utamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi.kita perlu mengambil hikmah dari konflik pilkada maluku utara, yang substansinya hanyalah kepentingan golongan tertentu dan masyarakat yang menjadi korban. akhirnya maluku utara diberi gelar sebagai propinsi terkacau di indonesia. tentu saja kita tidak menginginkan tidore seperti itu.
15 November 2008 pada 2:15 pm
izmed_mfttu
woe……..!!!
fangare ngofa tidore_mafututu,
jaga ngone na gam laha2..!!
ifa sado mansia regu yang gahi jang ngone ni gam,
kalu mansia regu yang gahi jang ge ngone maeeee…..!!!
boLo gAte bEEE…….????
fangare na e-mail: ( chavarune_30xx@ymail.com )
15 November 2008 pada 2:27 pm
izmed_mfttu
suBa JoU……..
qT dR tidore….
cM.. bLg p nGni smua…
kLo kuLiaH tOe baE2 E…!!!!
wassaLam……..
20 November 2008 pada 4:28 am
ChaVArUneeee...
hAAAyyyyyy…….!!!!!!!!
Qt dR tdore//
qt cm kse saran pa ngoni yang kuliah di luar MALUKU UTARA, klo bleh ngoni jang cuma asal kuliah…….. la kuliah btul2 kuliah, jang kong ngoni su lia orang jawa deng orang manado pe paha deng ngoni so lupa kuliah…
mantaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaappppp dahhhhh…
mari moi ngone foturu
untuk membangun kota tidore toma loa se banari…
salam ……..
30 Desember 2008 pada 9:34 am
Phapuling
Borero..Tosonyinga ine fira,kie gulu gosa badan masingsara,gate ifa la t
3 Januari 2009 pada 6:24 pm
M.Iqbal Yusuf.C
Ngori lahir di Tidore, ngori papa se mansia Tidore. kadang-kadang senang dan rindu untuk bangun kota tidore, tapi sayang Allah menentukan lain shg ngori ne sekarang ada di Batam, tapi ngori tetap berdo’a akan kemajuan kota dan masyarakat tidore yang sampai sekarang masih eksis dengan budaya walaupun mereka telah berada di mana saja di pelosok negeri indonesia…selamat dan maju terus kota tidore…Budaya dan teknologi harus tetap seiring juga dengan seiring kekuatan aqidah Islam yang tetap terjaga hingga sekarang….Wassalam untuk semua masyarakat Tidore….
6 Januari 2009 pada 2:22 pm
faya gurbat
For Pemda TIKEP,,khususnya dinas pariwisata….,,kemarin sempat pulang ke Tidore n jalan2 ke t4 pariwisata tikep.l….kondisinya oh no..sangat menyedihkan,amponk e sampah dimana-mana apalagi akesahu,sampe so tra ingin batobo n foto2…klao ingin wisatawan datang tu pelihara bae2…asal bangga2 deng piala adipura,..padahal dong p t4 pariwisata kotor,jangan2 yang dong nilai tu mata buta,atau…eeeee dong tara ksana sampe akesahu……………………..kata terakhir untuk tidore,,,,e jou e otu nane tidore….mom ine ngun ge faja pelita ma iho…..slm pln……n salam pelita n loga-loga
7 Januari 2009 pada 8:19 am
Busranto Abdullatif Doa
Aku baru saja posting dua buah artikel tentang TIDORE yang saya himpun dari berbagai sumber dan referensi, diantaranya :
1. “Oral Tradition in Tidore Island – Moluccas, Indonesia”
2. “Menelusuri Jejak Sejarah Kekuasaan Kesultanan Tidore di Halmahera Selatan, Papua dan Kepulauan-Kepulauan di Pasific Selatan”.
Kalo pengen nambah pengetahuan tentang hal ini, please klik di http://ww.busranto.blogspot.com
Semoga informasinya bermanfaat untuk anda…..!
7 Januari 2009 pada 8:22 am
Busranto Abdullatif Doa
koreksi alamat blog di atas yang benar adalah yang ini : http://www.busranto.blogspot.com
29 Januari 2009 pada 2:08 am
Anak Lanang
Wah bisa nostalgia lagi gua……. dah 5 tahun kutinggalkan negeri nan sepi…… tapi ngangenin juga tuk melancong lagi kesana …… ada yang yang yang baru ngak disono….
Tuk om ai n tante ani di Indonesiana kapan melancong ke boroudur…. tar tak jemput……
Kapan aku bisa kesana lagi ya setelah 8 tahun di negeri yang sunyi yang tak terlupakan………..
10 Februari 2009 pada 7:02 am
fangare
joue toba nyagiraha seraha mongo ngone na mansia toma dulu yang mangarti madofu rai ….. eeee lahi doa yo wako isa la gahi gam ta magai ngali…… by ngofa pardidu di bumi parahiangan
23 Februari 2009 pada 2:19 pm
Iyan TNG
Assalamu’alaikum…..
Tidore I Miss You so much….
So lama tra plg d Tidore nih… Oya bikapa kong Tidore p lampu mti2 trus?kasian masyarakatnya…
23 Februari 2009 pada 2:25 pm
Iyan TNG
Assalamu’alaikum…..
Tidore I Miss You so much….
So lama tra plg d Tidore nih… Oya bikapa kong Tidore p lampu mti2 trus?kasian masyarakatnya…
ni ta Email: iyan_suaib@yahoo.com
26 Februari 2009 pada 9:02 am
im
kalaupun ngoni mangaku orang tidore, memang sejarah masa lalu itu penting tapi jangan talu lama bernostalgia dengan sejarah masa lalu, tapi sejarah masa lalu itu torang jadikan efaluasi untuk membentuk sejarah hari ini demi masa depan yang lebi bagus………
tidore tara butuh orang-orang yang banyak komentar, tapi tidore butuh orang-orang yang mau bekerja dengan ihlas untuk tidore
26 Februari 2009 pada 10:26 am
adhy881
tolong ngoni foto masjid Babul Jannah yang baru dibangun diantara jl. MArimoi dan jl.Kemakmuran.
Buat anak2 Tidore khususnya Amat, An Dono, Udin Bam, Maman Tadu, Opi Lonjong, Sandi, Diman, Udin Kacili n yg lain yg tdk disebutkan (dKemakmuran, maupun MArimoi, jg terus kebersihan lingkungan , karena kebersihan merpkn sgian dr IMAN,, oke BOEY..
by “adhybocha”
2 Maret 2009 pada 5:10 pm
ek@
semoga apa yang kita inginkan semua bisa tercapai amiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnnnnnnn,,,,,,
I love you Tid0R3
6 Maret 2009 pada 3:11 am
Prince F.S.,SIP.
Fangare ngofa KOTA MATITI (Tomalou). S1 Ilmu Hubungan Internasional UMY Yogyakrta.
Papa seyuma, yaya segoa “Ino fomakati nyinga, doka gosora se bua lawa, om doro fo mamote, maku gogoru maku dodara”.
Dalam kitab “NAGARA KARTAGAMA,karangan Mpu Prapanca”, kota tidore kepulauan” beserta wilayah kekuasaannya (pada masa pemerintahan “klasik”), Tidore merupakan nama yang paling tersohor di hati bangsa asing khususnya kolonialis Eropa pada saat itu (dari berbagai sumber). Tidore (beserta wilayah kekuasaaannya) merupakan permata yang tak ternilai harganya pada jaman kerajaan klasik tidore. Pulau Tidore dan Makian khususnya, disebut-sebut sebagai “faktor utama” bangsa asing yang bukan hanya melirik Indonesia, melainkan Moloko Kie Raha dengan rempah-rempah yang tidak asing lagi bagi zaman kerjaan klasik Tidore hingga saat ini. Rempah-rempah itu tidak lain adalah “PALA dan CENGKEH”.
Oleh karena itu, saya sbg putra Tidore yang menjunjung tiggi keluhuran budaya Moloku Kie Raha, berharap dengan sangat Pemda Kota Tidore bisa mengembalikan keluhuran budaya itu ke dalam bingkai Investasi masa depan Pemerintahan “KIE MATUBU”.
For Tidore’s Development, I will be waiting when you’re coming to our culture.
Get to be you are!!! and
We will not go down.
Eli-eli fosonyinga demo ma dero, afa mara cobo salah demo kanange.
Dear,
Prince, F.S.,SIP.
6 Maret 2009 pada 3:15 am
Prince F.S.,SIP.
Prince F.S.,SIP.
Fangare ngofa KOTA MATITI (Tomalou). S1 Ilmu Hubungan Internasional UMY Yogyakrta.
Papa seyuma, yaya segoa “Ino fomakati nyinga, doka gosora se bua lawa, om doro fo mamote, maku gogoru maku dodara”.
Dalam kitab “NAGARA KARTAGAMA,karangan Mpu Prapanca”, kota tidore kepulauan” beserta wilayah kekuasaannya (pada masa pemerintahan “klasik”), Tidore merupakan nama yang paling tersohor di hati bangsa asing khususnya kolonialis Eropa pada saat itu (dari berbagai sumber). Tidore (beserta wilayah kekuasaaannya) merupakan permata yang tak ternilai harganya pada jaman kerajaan klasik tidore. Pulau Tidore dan Makian khususnya, disebut-sebut sebagai “faktor utama” bangsa asing yang bukan hanya melirik Indonesia, melainkan Moloko Kie Raha dengan rempah-rempah yang tidak asing lagi bagi zaman kerjaan klasik Tidore hingga saat ini. Rempah-rempah itu tidak lain adalah “PALA dan CENGKEH”.
Oleh karena itu, saya sbg putra Tidore yang menjunjung tiggi keluhuran budaya Moloku Kie Raha, berharap dengan sangat Pemda Kota Tidore bisa mengembalikan keluhuran budaya itu ke dalam bingkai Investasi masa depan Pemerintahan “KIE MATUBU”.
For Tidore’s Development, I will be waiting when you’re coming to our culture.
Get to be you are!!! and
We will not go down.
Eli-eli fosonyinga demo ma dero, afa mara cobo salah demo kanange.
Dear,
Prince, F.S.,SIP.
HP: 0852 289 79233
12 Maret 2009 pada 8:38 am
rara_chayank
Ass. hi leh gabung gk? ngomongin kota tidore mah asyik banget cz d smping letak pulaux yang unik jg baxk tmpt2 wisata yg sangt indah loh! waah jdi pingin jln k kota tidore nich……. o ya masyaraktx juga ramah2 loh,
17 Maret 2009 pada 10:13 pm
iloest
i miss tidore so much…………….
24 Maret 2009 pada 5:10 am
matox
torang orang malut tu musti bersatu untuk biking provinsi mat jadi bagus jang tapica pica, jang kala dari propinsi laeng yang baru jadi saja langsung bagus, marimoi ngone futuru.
27 Maret 2009 pada 12:50 am
irwa elban
TIDORE…….. tak sekedar sebuah simbol kesakralan yang pernah ada, akan tetapi TIDORE adalah sebuah wujud keperkasaan yang pernah menaklukan dunia…. yang pernah membuat giur para penguasa imperialis…. pada masa kepemimpina Raja Philip IV di Spanyol. sang raja mengutus secara langsung Ferdinand de Magellan untuk ekspedisi langsung ke Tidore, akan tetapi sang pengelilingi dunia (versi barat) tersebut harus meregang nyawa di tangan para suku Moro Philipin… meski demikian perjuangan untuk ekspedisi ke Tidore tak pernah rapuh… sang asisten Juan Sebastian de El Cano melanjutkan ekspedisi tersebut, dan pada tahun 1512 mereka (pasukan spanyol) berlabuh di pelabuhan Rum… (terdapat benteng dan prasasti yang dibangun oleh pasukan Juan Sebastian de Elacano di Rum)….. apa yang memotivasi para Imperealis ke Tidore? jawabannya sederhana…. yakni kekayaan alam,,,, dari sinilah di mulailah penjajahan…. kini ekspedisi2 tersebut berubah wujud dengan berupa para investor asing yang di beri peluang oleh pemerintah untuk mengeruk kekyaan alam di Jaziratul Mulk…. akankah kita rela kekayaan alam kita sirna dikeruk para investor penjajah? apa yangb akan kita tinggalkan untuk anak cucu kita kela? semuanya berubah jika kita mau membangun dan membela kekayaan kita dari para new imperialis……
13 April 2009 pada 4:32 am
mansia banga
warnet di Tidore(SKB) Lemoooooooottt….
pemiliknya cuek2 sj, yg penting ada income.
download 90% trus tiba2 komputernya error, slalu begitu….
jangan2 ini disengaja, biar Qta maennya lama.
18 April 2009 pada 4:47 am
i Q h A
cMualaYkum . . . . . . .
fajaru yali ngofa tidore dokiri , , ,
tidore tempat Q di besrkn , , ,
ngofa tidore gati be re ngone ni lampu normal maya ua si sengsara sado. . .
mW bljR p sengsara sodo , , , ,bgamn nhe . . . . . .
23 April 2009 pada 8:09 am
ANDY_GALTER
woe……!!!
ngon sorai ngofa tidore yang kulia toma luar tidore ge….
kalo wako toma tidore, fato ngone kie se gam laha-laha. la mansia regu hodaino ge jang se ona waje kie yang paling jang toma nusantara ena re tidore yang paling jang!!!!
lupa ifa borero simo-simo….
salam damai ngofa galter tomagoba……
MARI MOI NGONE FOTURU”"”"”"”"”!!!!!!!!
28 April 2009 pada 7:32 am
irwa elban np by ibnu Rajab wada' al banjary
Assalamua’alaikum wrwb……. salam buat all tidore family… fangare ngofa Tidore,,, skrang toma bandung…. kadang2 klo fangare lila tidore g nyinga se gate gogola… soalnya… ngofa muda te ngone na gam… sari lupa budaya se adat atoran ……..
globalisasi adalah Rancun….. keniscayaannya adalah sebuah kenisbian….. sebab globalisasi secara nendasar lahir sebuah perselingkuhan panjang antara dark ages under chruch domination dan sekularisme di barat…… kearifan budaya kita ada….??? sebab budaya kita lahir dari sebuah kesucian dan logikas fitrawi tauhidiya illahiyah…….. alias “ISLAM”…..
by
irwa elban
email; dhie_igc@yahoo.com
081220261612
1 Mei 2009 pada 10:18 am
faya gurbat
no waro jou…..
gosimo reke duka
masababu gam ma cahaya sosira
toma kornono madoya/ongo yo lili se reke duka
duka kolano.yo kololi gam..itu mungkin sebuah syair yg pernah di pentaskan oleh ana2 hipmin makassar dgn sutradara meanz AW..
mungkin syair itu pantas untuk Tidore sekarang…bgmn tidak….?TIAP MALAM LAMPU MATI BERGILIRAN..yg membingungkan kt apakah tng p pemerintah so ada yg cari solusi…,atw mungkin sudah tp blm terrealisasi…sayang aja…mizz u tidore….
4 Mei 2009 pada 5:56 pm
rush
tidore mabarati
5 Mei 2009 pada 6:47 pm
yudhi ngofa gura
sukur dofu-dofu ngon yo sobai foto pulau tidore rai, fangare re ngofa gurabati. fangare lahi bantu kalu dadi ge foto mesjid gurabati kambo, barang fangare sodo ne yo wako kampung halaman yang. thanks udho ngofa gura
5 Mei 2009 pada 6:50 pm
yudhi ngofa gura
faya……. tidore ma lampu ge loho rewa ma, barang pemkot tidore sari gahi pengadaan 10000 obor la so cahaya ge tidore kambo….. sadaba hemat BBM kambo la pipi yang foli minyak ge ganti foli tui dofu-dofu
27 Mei 2009 pada 10:37 am
PhTrEe
carilah pemandangan dan foto yang bagus agar mau dilihat negara indonesia
10 Juni 2009 pada 3:48 pm
samsudin mahifa
semangat uNTUK tiDore SemoGa LEbih MAju KedePAn NanTi
10 Juni 2009 pada 3:51 pm
KO ALlCES
TIDORE MARASAI
MARIMOI NGONE FOTURU
11 Juni 2009 pada 5:35 am
De2n'01
borero..tosonyianga ine fira..
kie gulu.. gosa badan masing sara..
gate ifa..la tosone bato..
biar tosone..tosonyinga tidore..
25 Juni 2009 pada 9:04 am
Thatam
Yo haro mote kore malinga, koliho mote kore malinga, lila ngofa se dano laha2 se isoduru ri jou mabarakat……, fangato ri suba se salam te kie duko, sonyinga, sonyinga laha2 gam macahaya bunga…. gahi ruba alam madiki ifa…basoooooo!!!!!!!! sareat…. gola badan ma sou sema, gogola nyinga masou mega..
25 Juni 2009 pada 9:08 am
Thatam
fangato ma ma fola….http://soa-sio.blogspot.com
1 Juli 2009 pada 7:17 am
maunK
fangaer Ngofa Gurabati yg sekarng lagi nuntut Ilmu di Kota Gudek…fangare lahi tolong se jongon la No foto GOHO RIA se Goho Dafolo kambo…sada ba Foto MARE se Moti kambo
7 Juli 2009 pada 10:47 am
nhainkz anjayz
bangun tidore jangan cma di pusat kota,karena pusat kota bukanlah ciri khas dari suatu kota tapi keindahan kota tersebut yang di lihat.
UNTUK PEMDA: tolong perbaharui itu tempat wisata supaya menjadi bagus bukan cuma jadi tampa baminum deng bakaco.
4 Agustus 2009 pada 1:59 pm
Fardi dokiri
Ngori re ngofa tidore dokiri yg sekola toma sorong yg biasa ona karo ngori bromo ge .
8 Agustus 2009 pada 5:27 am
Fardi dokiri cendana
Tidord tak skedar sbua smbol kskrlan yg prna ad akn ttapi tidore adlah sbua
Wujud keprksaan yg perna menaklukan dunia yg perna membuat giur para penguasa imperialis. muda2han apa yg dialami tidore pd masa lampau bisa trwujud pd masa Skarang.
Sukur dofu2
9 Agustus 2009 pada 2:39 am
Fardi cendana
Ass… untk Website kota tidore. Tolng britanya
di update k biar torang yg ada di luar maluku utara khsusnya tidore juga bisa ikut perkmbngan di maluku utara khsusnya tidore jngan cuma berita itu2 saja.
Sukur dofu2 marimoi ngne foturu .toma loa
Sebanari
18 Agustus 2009 pada 4:07 am
djojow manaf
TIDORE IS MY LIFE
TIDORELAH TEMPAT DIMANA AKU DILAHIRKAN & DIBESARKAN….
SAMPAI KAPANPUN AKU TIDAK AKAN PERNAH MELUPAKAN TIDORE…
KAMI AKAN BERJUANG UNTUK MENGHARUMKAN NAMA TIDORE & KIE MATUBU…..
19 Oktober 2009 pada 1:29 pm
HUmairah
TIDOREKU YANG KUCINTA…….
LOve Tidore FulL,,,,
__^NGofa Se Dano Topo^__
3 November 2009 pada 8:45 am
Dian fatma dokiri
Ass….
Bagi2 cerita om-om, ci-ci,kaka-kaka,ade-ade, nene-nene + tete-tete….
Soalnya dian so lama da bermukim di jgja, so tra tau keadaan dan perkembangn tidore.
Dengar2 tambah bagus…
Jang mau kala deng tarnate, ayo tidore torang maju sama2!
Hehehe….
//_^)
9 November 2009 pada 12:19 pm
putra gura
saatnya ABANG MITO jadi walikota, krna walikota skarang tara bisa di harapkan untuk jadikan negeri ini ke arah yang lebi baik, saatnya orang muda jadi walikota
12 November 2009 pada 10:17 am
nuruddin an nashir
mantaaappp…!!!
dari sini tong bisa lia rumah p posisi, biar cuma dia p seng saja….
19 November 2009 pada 5:42 am
onk MAHIFA
to ngofa TIDORE yang study diluar Maluku Utara..
…..” semoga dipanjangkan usia zamannya, toma sehat se salamat ma doya..la no dadi maksud ironga se ino waje Lilissmuh Madoya..Lil Khalifattikkul Darajat Falu…
papa se yoma, yaya se goa …
to lahi maaf, maaf lamo-lamo…
karna to lupa ni BORERO yang sira mote kore ma linga…
Hmmm….
woy smua HAMAPARE,, yang ada dimana…mana..mana.. sajaaaa
..tulisan ini bukan tuk menghina, tapi untuk torang baku kase inga..
kalo ngoni mo marah deng ngo tersinggung..
pigi balapor pa POLISI Tidur…..
woe ngoni yang kuliah diluar sana..
jang cuma bisa kapala gaya…
woe ngoni yang kuliah diluar sana…
bagaya deng Orang pe Biaya..
….woe ngoni yang kuliah diluar sana..
jang lupa torang pa kampung Halaman ‘ TIDORE’
kita tau torang bukan orang kaya..
so dari dulu suka makan daun pepaya…
jadi mahasiswa jang cuma bisa bagaya…
kita cuma mau kase inga
karna torang satu darah..
sama-sama dari MALUKU UTARA….
19 November 2009 pada 6:01 am
Anzart A.H
Smga d pnjangkanusia Zaman dalam selamat sejahtera…….
sangat terkesimak ketika saya membaca salah satu produk tata ruang khususnya yang mengatur tentang pariwisata Kota Tidore Kepulauan atau yg di kenal dengan RIPPDA,,, mdah mdahan apa yang direncanakan oleh Pemkot Kota Tidore Kepulauan bukan hanya sekedar rencana,,,tpi bisa terealisasi dan bisa jadikan kota Tidore sebagai salah satu kota utama DTW skala nasional,,,,,,,,,,, aayyoo saatnya smua elemen yang ada di kota Tidore baik PEMKOT, Masyarakat maupun Investor sama2 torang bajalang supaya apa yang menjadi cita2 torang smua tk jdikan kota Tidore sebagai kota Pariwisata bisa tercapai