Hari pendaftaran masuk sekolah aku pergi diantar salah seorang kakakku ke SMPN 5 di jalan dr. Sutomo, kawasan Pasar Baru Jakarta Pusat. Banyak sekali orang tua mengantarkan anaknya ketika itu. Akupun mencari namaku di papan pengumuman. Nama-namanya tidak diurut berdasarkan abjad sehingga sulit mencari nama calon siswanya. Kutelusuri dari depan sampai paling belakang tidak ketemu. Setelah hampir putus asa mencari, akhirnya aku temukan namaku tepat di pojok kiri atas papan pengumuman itu. Pantas saja susah ketemunya!
Sejak hari itu mulailah aku masuk sekolah setiap hari dengan mengenakan celana pendek biru dengan atasan putih. Dari SD ku, hanya Rakhmatdi Hatmosrojo (A’ang) yang masuk bersekolah di SMP yang sama. Kebetulan sekali si Aang ini sahabat baikku sejak SD dulu.
Setiap hari aku naik bus dari dekat rumahku menuju kawasan lapangan Banteng, seingatku yang paling sering aku naiki adalah bus nomor 52 jurusan Pulo Gadung – Lapangan Banteng via Gambir. Saat itu di Lapangan Banteng masih terdapat sebuah terminal bus yang tidak terlalu besar. Sesekali aku naik bus nomor 58 melewati kawasan Kemayoran yang padat. Sesekali juga aku pergi sekolah diantar oleh mas Alex Sebul supir bapakku.
Perjalanan bus ini kadang menyisakan pengalaman menarik. Badanku tergolong kecil diantara anak seusiaku. Tapi aku mensyukurinya karena dengan badan kecil urusan nyempil-nyempil naik bus yang penuh sesak tidaklah jadi perkara besar.
Suatu ketika, pulang dari sekolah naik bus bersama A’ang, entah bagaimana awalnya tiba-tiba si A’ang saling bertukar pukulan dan tendangan dengan seseorang dewasa di dalam bus kota. Sahabatku yang satu ini pandai beladiri karate sehingga adu hantam di bus itu tidaklah terlalu menakutkannya. Aku saja yang lebih memilih kabur daripada bonyok-bonyok…..
Selain si A’ang, sahabat pulang satu bus ketika itu ada si Budi, Evi, dll. Budi di kemudian hari menjadi sahabat dekatku juga. Di kelas ada Yodanto, Ardhana, Nyoman, Dewi, Etin, Doddy Salman, Kurniawan Rachmadi dan teman-teman lain. Dewi Priyantini adalah orang yang masih sering aku ingat. Dulu ia cukup pandai bernyanyi. Kalau disuruh menyanyi di depan kelas, ia akan bernyanyi dengan vibratonya yang kental sekali. Ia pula yang pertama kali berani menghitung mundur dari 100 ke 0 dalam bahasa Inggris di depan kelas. Saat ini Dewi berprofesi sebagai wartawati di TPI (Televisi Pendidikan Indonesia). Kalau Nyoman lain lagi, ia lahir pada tanggal yang sama dengan aku. Rumahnya di sebuah mess TNI AL di jalan Gunung Sahari. Beberapa kali kami main-main di rumahnya, atau berlatih sesuatu. Ada juga Basuki yang sangat pandai menggambar. Rumahnya di perumahan di samping belakang sekolah, berdekatan dengan geding SMA 1. Selain itu ada banyak teman-teman lain. Sayang aku sudah banyak yang tidak ingat nama-namanya.
– Oh ya, Putu Susan Rahma Dewi, yang di kelas satu duduk di depanku, belum lama ini kontak aku via friendster. Wah, senang ketemu teman lama walau hanya bisa lewat internet. Dia ini dulu rambutnya panjang, dan dikepang. Aku senang menggodanya dengan menarik-narik ujung rambutnya. Duduk di sebelahnya adalah si Handayani, yang juga sering aku ‘kerjain’. –
Di sekolah aku mulanya ikut kegiatan extrakurikuler PKS. Latihannya setiap minggu pagi di sekolah. Tapi karena badanku kecil aku sebal tidak pernah dilirik untuk ikut menjadi pengerek bendera atau semacamnya. Padahal aku yakin bahwa aku sangat mampu karena ini adalah hal yang biasa dilakukan di kegiatan Pramuka.
Lalu aku masuk PMR. Sayangnya aku bergabung agak terlambat, di pertengahan tahun dimana kawan-kawan semua sudah menjalani latihan-latihan dasar. Ditambah lagi dengan badanku yang dasarnya kecil jadilah aku selalu menjadi ‘pasien’ untuk latihan balut-membalut.
Namun demikian selama menjadi ‘pasien’ itu aku malah selalu bisa memperhatikan teman-temanku berlatih balut membalut sehingga lama-kelamaan aku juga bisa melakukannnya. Di PMR ini ada Sutiadi Kusuma alias Cecep, Erni, Leo Wirasaki, Ade Victor Bangsawan, Sri Elintang, Yudi, Eka Susanti, Putu Susan, Budi, Slamet, dll. Kami sangat kompak waktu itu.
Di penghujung kelas 1 kami anggota PMR baru dilantik di kawasan Parung. Saat itu kami berangkat ke Parung berimpit-impit menggunakan kendaraan pickup dengan tutup terpal. Di sana kami camping di kebun singkong. Di malam hari kami diatur untuk bangun bergiliran jaga malam. Kalau tidak salah malam itu aku harus berjaga dengan Erni. Masih jelas teringat saat itu kami duduk mengantuk di dekat bara api unggun sambil menatap langit. Banyak sekali bintang jatuh alias meteor malam itu yang lalu lalang melintas atmosfir bumi. Baru kali itu aku melihat bintang jatuh. Apalagi dalam jumlah yang banyak.
Acara jurit malamnya paling seru. Kami disuruh jalan sendiri-sendiri menyusuri parit dan ladang di tengah malam buta. Instruksinya adalah kalau ada tanda berupa lampu di jalan itu tandanya kita harus berbelok. Berjalanlah aku malam itu mengikuti perintah. Lucunya, malam itu aku lupa selain berjalan aku harus melakukan apa lagi. Aku pikir di setiap lampu itu aku harus melapor pada salah seorang kakak senior. Jadi, di tengah malam buta aku berdiri menghadap lampu sambil berkata: Lapor! Nama Dono Widiatmoko siap menjalankan perintah! Ditunggu lama, tidak ada yang menyaut. Aku ulangi sekali lagi. Tidak juga ada yang menyaut. Aku pikir dalam hati…. Wah nggak ada orangnya….. he..he.. jadi malu hati sendiri nih he…he….
Kakak seniorku ada beberapa. Ketuanya waktu itu kak Bunyamin Hatibie alias ‘Ulu. Ada juga kak Aldrin, dan beberapa orang lainnya.
Di kelas 2 ada pemusatan latihan PMR di kompleks kantor walikota Jakarta Pusat di Tanah Abang. Setiap hari Minggu pagi kami berlatih di sana disamping latihan rutin kami setiap hari Rabu di sekolah. Seperti biasa mulanya aku hanya jadi pasien saja. Lama kelamaan aku malah kemudian diangkat jadi ketua regu PMR, yang anggotanya antara lain si Leo dan Ade Victor yang jauh lebih berpengalaman dari aku.
Dari situ ada pemilihan ketua PMR yang baru. Tidak dinyana aku malah terpilih jadi ketua PMR SMPN V angkatan 11. Aku juga tidak tahu kenapa bisa mengingat aku termasuk anggota baru dan reputasiku sebagai ‘pasien’.
Tugasku sebagai ketua PMR adalah memimpin tim mengikuti lomba antar PMR sekolah di lokasi Jambore Cibubur, Jakarta Timur. Saat itu ada 4 tim yang kami siapkan. 2 tim putra dan 2 tim putri. Kami berlatih keras ketika itu, baik di sekolah maupun di Tanah Abang.
Sewaktu perlombaan, tim kami termasuk difavoritkan. Kami punya tim tandu yang tangguh, Ade Victor dan Cecep. Aku menjadi ketua regu putra kelas 2. Pasiennya diambilkan dari anggota kelas 1 yang berbadan kecil. Tidak dinyana kami selaku tim yang diunggulkan malah tidak menang. Yang menang adalah tim bayangan kami putra kelas 1 yang bisa jadi juara harapan 1 tingkat DKI. Ketua timnya Aris Djanan Wilogo yang kini berprofesi sebagai pilot pesawat terbang sebuah maskapai penerbangan kargo asing. Tim putrinya berhasil menang menjadi juara harapan 3 tingkat DKI.
Di kelas aku bukan termasuk siswa yang mendapat rangking teratas. Antara rangking 10-5 saja di kelasku, bukan di sekolah.
Saat itu aku senang pelajaran Biologi. Gurunya sudah cukup berumur namun baik sekali. Sayang aku sudah lupa namanya. Dia pernah menceritakan nama seorang siswinya yang bagus sekali: Oryza Sativa, nama latin untuk tanaman padi. Ternyata dia adalah senior kami di PMR juga.
Pelajaran lain yang aku suka adalah Matematika. Gurunya pak Karim yang juga wakil Kepala Sekolah. Sewaktu aku di kelas 3 aku didaftarkan untuk ikut kompetisi matematika antar siswa SMP-SMA tingkat DKI Jakarta. Yang ikut dari sekolahku adalah Vita Rosalita, Evi, Ardhana (kalau tidak salah) dan aku. Aku cukup kaget ketika diminta ikut oleh pak Karim karena aku bukanlah orang yang masuk rangking atas di sekolah.
Tapi jadilah aku ikut proses seleksi di sebuah SMP 216 di Salemba. Alhamdulillah aku lolos sementara teman-temanku tidak. Lalu masuk kompetisi tingkat semifinal di sebuah SMP katolik di depan RSCM. Sekali lagi aku lolos masuk tingkat final.
Finalnya diselenggarakan di gedung departemen pendidikan di kawasan Kuningan. Pak Karim ikut mengantar di hari Minggu itu. Soal ujian di babak final ini ternyata lain dari soal-soal pada babak sebelumnya. Setiap finalis diminta duduk menghadap beberapa meja yang ada pengujinya. Para penguji menanyakan beberapa soal sederhana namun sempat membuat pusing. Diantara para penguji itu ada Guru Besar IPB Prof. Andi Hakim Nasution yang saat itu sangat aku segani. Aku masih ingat beberapa soal yang ditanyakan. Misalnya kita disuruh menggambar pola lintasan semut yang menempel di sisi ban mobil. Juga bagaimana mengambil minyak sebanyak 3 liter dari gentong dengan menggunakan literan ukuran 2 dan 5 liter. Soal yang sederhana saja. Hasil kompetisinya langsung diumumkan siang itu juga. Aku tidak menang tapi masih mendapat hadiah berupa pena dari perusahaan ballpoint Pilot dan juga sertifikat. Pak Karim mengantarku pulang naik taksi sampai ke Senen, dan bahkan memberi aku uang Rp. 10.000 untuk pulang sendiri.
Di SMP 5 aku juga terlibat dalam kegiatan Paduan Suara. Untuk persiapan sebuah lomba paduan suara se Jakarta Pusat, aku termasuk yang dipanggil untuk memperkuat tim kelas 3. Sementara itu siswa-siswi kelas 2 juga dibuatkan sebuah tim khusus. Pelatihnya adalah guru seni suara kami, sayang aku sudah lupa namanya. Kami berlatih setiap hari Minggu di sekolah. Cukup sering juga, mungkin ada 5-7 kali hari Minggu ditambah hari-hari biasa juga. Sayangnya waktu itu aku juga sering tidak bisa latihan karena ikut lomba Kompetisi Matematika seperti yang diceritakan sebelumnya. Jadi seringkali aku terlambat datang atau bahkan tidak bisa ikut latihan di hari Minggu. Merasa aku kurang berlatih, pelatih grup paduan suara memintaku untuk bergabung dengan tim kelas 2, yang tidak terlalu diharapkan untuk menang.
Tiba saatnya kami berlomba, tepatnya di gelanggang remaja Pasar Senen. Kami tampil dengan rasa percaya diri, tanpa ada rasa takut kalah. Penampilan tim kelas 3 luar biasa, tim kami (tim kelas 2 walaupun aku sebenarnya sudah duduk di kelas 3) juga tidak kalah. Hasil akhirnya adalah tim kelas 3 menduduki juara 1 dan tim kelas 2 meraih nomor 2. Hasil yang luar biasa!
Beberapa hari kemudian, di kelas guru Fisika kelas kami – lagi-lagi aku sudah lupa namanya – yang menjadi supporter lomba paduan suara itu menyebutkan bahwa tim kelas 2 tidak akan menang kalau tidak ada aku. Betapa bangganya hatiku disebut begitu oleh guru yang aku hormati saat itu. Memang waktu itu aku jadi andalan suara bagi pengisi “suara 3”, karena anak-anak kelas 2 tidak ada yang cukup kuat ‘power’ suaranya.
Di kelas 3 kami juga pernah mengikuti studi tour ke Yogya yang diselenggarakan oleh sekolah. Aku juga tidak tahu kenapa ikut study tour itu karena sebenarnya setiap tahun paling tidak sekali kami sekeluarga pergi ke Yogya. Jumlah yang ikut mungkin sekitar 200-an orang. Kami menginap di penginapan di sebelah selatan keraton Yogya. Acaranya putar-putar ke keraton Yogya, Borobudur, Prambanan, Waduk Sempor, dll. Aku juga menyempatkan diri naik becak ke rumah kakakku mbak Yarti di Semaki.
Gedung SMP 5 merupakan gedung peninggalan Belanda yang terletak di dekat gedung Kesenian Jakarta, di sekitaran Pasar Baru. Gedungnya tinggi dengan jendela yang besar-besar. Kami bersekolah di pagi hari dan siangnya gedung itu digunakan oleh sebuah SMP swasta. Di malam hari suasanya gedungnya cukup menakutkan. Maklum gedung peninggalan Belanda. Gedung ini cukup unik karena ada beberapa ruang kelas yang punya tempat perapian, lengkap dengan cerobongnya. Aneh juga.
Di sekolah diadakan shalat jumat di lapangan basket sekolah. Setiap kelas digilir piket untuk membersihkan lantai dan menggelar tikarnya sebelum shalat jumat dimulai. Biasanya komandannya pak ………….. guru olahraga SMP 5.
Kami juga sering bermain sepakbola di kompleks lapangan Banteng. Seringnya dengan mempertaruhkan sejumlah uang yang kalau menang uangnya digunakan untuk membeli minuman dingin ramai-ramai.
Di sebelah sekolah kami ada gedung sekolah SMKK, Sekolah Menengah Keterampilan Keluarga, dimana hampir seluruh siswanya perempuan. Di samping lain dari gedung sekolah ada kantor BPS.
Saat ujian akhir SMP, aku bisa lulus dengan nilai yang lumayan, tapi tetap saja tidak tinggi-tinggi amat. Seingatku, nilai tertinggi diperoleh oleh Vita Rosalita – temanku yang waktu itu tinggal di Rawasari.




51 comments
Comments feed for this article
25 Agustus 2006 pada 11:32 am
farid
Panjang juga ceritanya, tapi aku berhenti sampe di Prof Andi Hakim Nasution (alm) coz aku lagi kangen sama pemikiran2 beliau. Senang sekali bisa sampe final lomba matematika dan diuji sama orang sekaliber Pa Andi.
Aku pernah ikut kelas beliau, matematika dasar, metode statistika I, dan metode statistika II. Belum juga mengajar metode statistika II beliau sudah sakit dan meninggal. Dosen terbaik yg pernah ada. Mudah2an Allah mempermudah jalannya di akhirat kelak.
7 September 2006 pada 2:20 pm
Putu Dewi
Waaaaaa….. tulisan ini bikin gue kangeeeennn sama masa2 itu….. Unforgetable deh pokoknya…..
Tapi…. nama gue ga disebut!!!! Emang elo ga pernah inget ama gue Don!!! Padahal di kelas 1 B, elo duduk di belakang gue ama Handa, dan tiap hari pinjem pulpen, pencil, tipe-ex, sampe kadang2 minta kertas ulangan ama gue. Hiks… hiks… hiks…. Jahaaaaattt looo!!!!
Dan gue juga ikutan PMR bareng2 ama Yudi, Ellin, Erni & Susan. Malah terakhir kita sempet reunian anggota PMR di Tunglok Resto. Tulisan ini harus di edit lagi yaaa…. tambahin nama gue…. huehuehuehue…..
But… it’s Ok… bisa ketemu elo aja gue asli seneng bgt…. Gimana kabar temen2 yang lain ya?!
Mizzing the beautiful time so much…..
Mudah2an someday… kita bisa ngumpul reunian lagi yaa…. Seneng denger lo dah sakzess di sana Bro!
Keep the rocking spirit!
Cheers,
-putu-
21 September 2006 pada 7:39 pm
cecep
malam ini gue jadi inget masa2 kami dulu, thanx Don msh ingt sm gw. nga kerasa udah 20 th kita lewatin masa2 itu, skr kita nikmati angan kita yang menyapa seua kenangan indah itu. Thnx Don…,kok etin nga disebut – sebut ya
24 September 2006 pada 12:29 am
Yodanto
Thanks atas ceritanya. Senang sekali bisa ngerasain sekolah di sana. Inget juga sama Sujiono, Imam, Jayandi, Vanda, Elizabeth, Mayke, Nurmala. Titip salam, semoga bisa kontak lagi sometime dan saling berbagi kenangan.
Guru-guru pak Zaenal (guru olah raga itu…), Husen, Sembiring. Thanks to them.
8 Oktober 2006 pada 1:32 am
Hari Sudibyo
Masih ingat kenangan lama rupanya.
Enak masih ada kawan yang masih membaca tulisan ini.
24 Oktober 2006 pada 7:01 am
Rosliwan
seneng juga baca ceritanya. Saya jadi teringat teman2 saya dari smkk 4 ps minggu dulu angkatan 93/94 tapi sudah bertahun-tahun saya hilamg kontak semua. Saya terus cari tapi belum berhasil. Mungkin ada teman2 yang baca ini please email saya. saya udah kangennnnnnnnnn sekali.rosliwanhia@hotmail.com
24 Oktober 2006 pada 7:03 am
Rosliwan
aduh emailnya salah yang bener :
rosliwanhia@hotmail.com
16 November 2006 pada 3:22 am
Galih
Mas Dono,
Hebat juga ya, masih bisa inget pengalaman2 SMP.
Jalur pendidikan saya mirip-mirip dengan mas Dono, SMP 5 (1987) kemudian SMA 1 (1990)cuman sepertinya saya beda 1 tahun dibawah mas Dono dan kuliahnya saya lari ke UGM.
Saat itu memang hampir setiap tahun kita ke Jogja dan nginepnya di kawasan Prawirotaman.
Tahun-tahun itu kita juga langganan ikut aubade di Istana
Guru yang dimaksud oleh Mas Dono mungkin bu Devi, dan ada 1 lagi guru Bahasa Indonesia yaitu bu Sis.
Salam
Galih P
2 Desember 2006 pada 6:39 pm
cecep
Don, waktu ke Jogja kita semua nginep di jalan prawirotaman, believe it not…..tahun 2001 waktu gue jian di UGM,gw cari jalan itu, dan tempat kita nginep belum berubah sama sekali bangunannya, msh dgn nuansa ‘rumah keluarga’, kebayang lg wkt pa Tarno naik becak yang ngenjot becaknya Fadli atw si Bembeng yang badannya super “imut” itu. Kita di Joga, kl ng salah, loe,gw, etin, pd naik becak ke rumah saudara oe kan…msh kebayang kita nelewatin taman siswa, dan kl nga slh naik becaknya bs bikin gw tidur krn alon2 kelakon. Pd wkt itu msh bnyk gw lht orng Jogja pd naik sepeda beriringan, suatu yang khas di Jogja. Tapi di thn 2001 itu, slm 6 bln gw di sana, pemandangan indah itu udh nga ada, dganti ama sepeda motor yang nga karu2an, pd ngelawan arus, plus ngebut…kpn kt lht Jogja ky dl lg ya….
12 Desember 2006 pada 12:18 pm
Dono Widiatmoko
Woiiii cecep gorbacep…..
kalau nostalgia jaman smp-sma kagak bisa ada habisnya nihhhh…..he..hee…..
15 Januari 2007 pada 5:31 pm
Zuhri Swidhonarko
Gilaaaa.. sepertinye gue juga temen seangkatan elo deh.. cuma maklum deh gue rada introfert, jadi nggak cukup beken di sekolah… oh iya tolong kalo punya email temen2 yg seangkatan kita dulu bagi2 infonya donk…
utk info aje sekarang gue domisili di Balikpapan n gabung di sebuah perusahaan minyak nasional, kalo ada temen2 yg mo ke balikpapan bisa kontak gue n akan gue bikinin ikan bakar khas keluarga gue….
Sekarang gue udah punya 2 anak yg lucu2… yg pertama cowok n yg kedua cewek… Gue salut ame loe yg udah bisa nyatuin kembali puzzle yg pernah kita buat dulu… salute.. cherio…..
29 Januari 2007 pada 5:33 pm
Iwan
Waduh kamu mengingatkan saya ketika masih di Jakarta dan masih di SMP 5 jakarta, waktu itu tahun 1980-83 trus cabut pindah kota…lama sekali ya !?
PMR-nya sama, hanya masih suka berenang di Cikini ?
Bagaimana dengan Basketnya ya…masih Aktif?
Wah lapangan banteng…mulai dari paling sibuk sampe kosong
Wah bisa gila memang kalau ingat masa pubertas dulu, biar sebentar(cuman 3 thn) tapi sampe kapanpun asik kalau dibicarakan !
15 Februari 2007 pada 8:31 am
Fini
Helooo Dono ! Apa khabar ??
Wah kebeneran banget nemu blog lo. Gue lagi cari temen SMA 1 eh ketemu blog ini.
Ya ampun lo masih inget detail sekolah dulu… masih inget gue ngga ?
Nama anak-anak yg lo sebut gw masih inget tuh..
Heloo Cep, Putu Dewi !! Pa kabar juga nih ??
Putu Dewi, masih inget kan kita ngeles matematik sama pak siapa tuh, gue lupa tapi keinget mukanya sih… rumahnya di dekat pasar Nangka…he..he..he…
Inget kan kalo pulang sekolah suka jalan ke Jl. Garuda (belakang AL) nunggu metromini P 10 or P11 ?
BTW, tanggal 18 Feb besok ada Reuni SMA1 angkatan kita (89) loh di Borobudur (Manhattan room) jam 09.30 – 14.00 WIB. Gue juga baru di infoin ama Indrasari (temen PMR lo kan ?)
pada dateng donk………. kita ngrumpi di sana yuuu…
tapi denger2 lo di Ausi ya ??? Gimana kabar Lusi/Uci ? salam ya.. kalau dia masih inget gue.. kita kan barengan KKN UI di Carita dulu.
Anak lo udah brapa, Don ?
Keep ‘n y touch ya….
25 Februari 2007 pada 3:21 am
jonathan
soalnya mana aq buat blajar
27 Februari 2007 pada 8:59 pm
Dono Widiatmoko
Halo Fini, waduh ketemu teman-teman lama seneng banget nih…. Gue kan juga sering main-main ke rumah elo dulu di dekat Jiung…he..he..
5 Maret 2007 pada 1:12 pm
Alia
ooouuu .
serru kali critanah ..
hembb ..
hembb ..
saiia mmbaca artikel td ,, jd tahu bgaemnah HISTORY nah smp 5 jakarta ..
( skarang udh jdi skul unggulan loh, di pusat )
saiia skarang klas 1 atw yg skrang disebut klas 7 ( VII ) tepatnya VII.3 ..
sd saiia di kemayoran di sd perwara .
skrang kepala skolahnah brru .
namanah pak sundoro djati .
gurru kesiswaannah pak saggita .
saiia ikud ekskul paskibra ,, paduan suara dan dance ( itu ekskul brru )
emmm .. penginnah c, ikud OSIS ..
okeh .. okeh ..
sggini dlu comment drri saiia .
trima ksih !!
* ALIA *
SMP NEGERI 5 JAKARTA
klass VII.3
email/friendster :
discolazytime_music@yahoo.com
15 Maret 2007 pada 5:25 am
yazid
ceritanya banyak banget, kita busa jadi teman kan?
15 Maret 2007 pada 7:54 pm
indra rinaldi (indra Quee-Tank) angk. 96/97
waduh gue juga jadi inget masa2 gue dulu…
waktu smp gue orangnya paling jail and paling bandel (walaupun masih bannyak yang lebih bandel dari gue)
banyak juga kejadian2 dari yang aneh sampe yang menyenangkan di smp, jamannya gue pa zaenal sama pa sembiring masih ada tuh, malah ada satu guru yang dinamaain anak2 angkatan gue yang namanya pak jenggo (karna dia demen banget rokok samsu) and galak banget sampe2 gue pernah ngerasain tendangannya die (kaya bola ya), and gue sama temen2 sering banget kongkow setelah pulang sekolah di jalan kartini untuk nungguin anak smp 4 untuk tauran (masih jaman aje), ya bisa dibilang gue itu lumayan dikenal sama anak2, karna waktu itu gue megang jabatan wakil osis, tadinyaseh gue ketuanya tapi karna gue anak baru pindahan dari bandung ya terpaksa kedudukan itu gue serahin sama temen gue yang paling cantik and manis yang namanya dewinta
kalo ada anak2 angkatan 96/97 atau dua tahun dibawah atau diatas gue bisa kirim e-mail atau add friendster gue ya… biar tambah info perkembangan kawan2 gue semua
indra_rinaldy@yahoo.com
1 April 2007 pada 4:46 pm
Vasya
preved ot slesarya Vasi
13 April 2007 pada 8:51 am
Abdul Rasyid
Hai…..DOn….gimana nich….kabarnya ….salam juga tuk cecep dll …..gue baru kali ini dpt blog nt ….yang lain pada kemana ??? Salam dari KIsaran Medan
to All for alumni SMP 5 N BUdut 7
23 Juni 2007 pada 10:26 am
DeVIe
hhe syapa nii?
angkTn braPa?
jdy trknang kmabLy sma amP5.
pling sRuu tnTg criiTa ceRobong asaP d kLass poJokn.
kbTuLn kLas 1 ny g d pojoK [1-3] Yg ada cerobong asaP ny.
seReem.
sTiap hrY ngg branii dTg pgii [soaLny psTy msii sePi] .hhe
kangen smP5.
oiaa g angkTn….. kLw ngg sLah angkTn 04/05.
sLm knaL y.
-deVIe-
26 Juni 2007 pada 5:22 pm
Deni Triwardana
weeh biar panjang ceritanya tapi menarik anak sayapun sekarang bersekolah disana kelas 8 dia sekarang, smp 5 sudah berstandar nasional.
24 Juli 2007 pada 2:27 pm
enny
seruu banget ceritanya tentang smp 5, gue juga alumnus tapi gue lulus tahun 1982.
sebenarnya kangen loe untuk kumpul/reunian tapi gue nggat tau pada nyebar dimana sekarang.. jadi sekalian aja untuk yang satu angkatan sama gue please reply kali aja kita bisa mengumpulkan teman teman semua.
terakhir yang gue tau adalah teman kelas 3 gue Dina Marini Lubis, sekarang kerja di ABN AMro S’pore yang lainnya benar benar gelap
2 Juli 2009 pada 4:03 pm
Julia
Hi,
Saya numpang posting yah.
Untuk Enny, saja Julia Jahja, teman Eka & Dina saat di SMA XX.
Sekarang saya tinggal di Toronto, Canada.
Bagaimana caranya saya agar bisa kontak kamu? or Dina?
FB saya: Julia Jahja.
Please re-connect…Thanks a bunch buat Bapak empunya blog ini.
13 Agustus 2007 pada 10:01 am
indra rinaldi (indra Quee-Tank) angk. 96/97
adain reuni akbar donk…
biar kangennya terobati dan yang belum ada alamat emailnya tolong donk dilengkapi di bawah biar gampang kalo mau ngadain reuni akbar, by e-mail
atau yang tau alamat e-mail temen yang lainya dari angkatan berapa pun dan tong bantu up date data dibawah ini biar ngebantu kawan2 yang lain sekalian sebutin angkatan berapa nya oc… :
A. Angkatan…….
1. donowidiatmoko.wordpress.com
2. rosliwanhia@hotmail.com
3……………………
B. Angkatan 96/97
1. indrarinaldy@yahoo.com / indra_rinaldy@hotmail.com
2……………
C. Angkatan…….
1. discolazytime_music@yahoo.com
……………………
yang belum kedata maaf ya karna gak tau alamat E-Mail nya, tp masukin aja and di up date site ini, makasih atas bantuannya ya and makasih juga ma pembuat blog ini .
21 September 2007 pada 4:40 am
Euis Komalasari
Salam kenal Mas Dono. Saya Euis. Saya juga dari SMP 5 angk.99 dan dulu aktif di PMR nya. Senang sekali bisa ketemu blog nya Mas Dono. Jadi terkenang lagi masa-masa di SMP 5 dulu.
Saya pernah dengar klo Budut pernah ngadain Reuni Akbar. Coba Mas Dono adakan juga donk Reuni Akbar SMP 5. Kan seru tuh.
Buat teman2 yg udah isi coment, salam kenal ya… Buat yg blm tp udah liat, yg mungkin masih kenal ama saya, bisa kontak saya di euis_dmt@yahoo.com, euis_dmt@hotmail.com, atau skype euis_dmmw.
Buat Mas Dono, thnx ya, udah tulis ttg SMP 5 di blognya. Salam buat keluarga.
Salam
Euis
28 November 2007 pada 5:54 pm
naisioxerloro
Hi.
Good design, who make it?
2 Desember 2007 pada 3:36 am
Hikmah (Iim)
Hi don, ga nyangka jago juga nulis2. Terakhir, gue ketemu elo di airport dah lama banget. Waktu mau brangkat ke London apa ya? Pake BA. Udah jadul bgt si. Waktu itu gw masi gawe di SilkAir. Salam buat kang Cecep ma Kako.
4 Desember 2007 pada 4:53 pm
pmr smpn 21 bEKASI
!!!ATTENTION!!!
ada lOMBA PMR DI smpn 21 Bekasi.,.,.,.
Lombanya LTD (Lomba Tandu darurat ) ama PP (Pertolongan Pertama) se-DKI dan Bekasi.,.,.,
tanggal 09-Maret-2008.,.,.,.
dateng yooo.,.,!!! n ikutan + daftar regu yang banyak.,.,.,.!!!
Contact Person:
Trias : 085695086064
Mia : 085695593871
Sony : 085697755453
4 Februari 2008 pada 5:42 pm
PMR 21 bekasi
oi.,.,.,.ikutan donnk.,., di Lomba Tandu Darurat dan PP tingkat SMP dan SMA se-JABODETABEK dan Karawang di SMPN 21 Bekasi Tercinta.,., tanggal 9 Maret 2008. bisa Hub.,. Diah di : (0856 948 421 47) atau (021) 8878362. Email atau FS : pmr_21_bekasi@yahoo.com
15 Februari 2008 pada 1:28 pm
mayla
hi! aku lulusan smp 5 jadul taun 1982 ,enny mudah2an baca nih ..krn lulusannya sama angkatan 82,dina marini temen aku dari SD- SMP ,guru matematikanya pak sutarno yg gualaaak minta ampun tp ngajarnya oke banget,enny kontak aku ya…,bangga smp 5 skrg SSN.
20 Maret 2008 pada 7:17 pm
dodhi pribadi
oh oh gue jadi terharu biru mengingat masa di smp 5 masa masa dimana gue baru gede. saat itu gue baru barunya badung dan sempet bikin gang boerick yang anggotanya heru ,romulo, anton, coki, andi, herman, kresna, rose(once) , yg sebenernya cuman buat jalan bareng,badung bareng,juga goblog bareng,,,,,,,,,he,,,,he,,,,,he. pks gue juga pernah jadi anggotanya,yg latihannya di monas tiap hari selama 1bln (capeeh deech)untungnya jalanan nggak beceeek,and nggak ada ojeeeek. and gue jadi kangen sama semua yang berbau smp 5 jakarta ,salam hormat buat guru2 : bu devi, bu narti, bu tampubolon, bu biologi (waktuitu sich blm ada pendamping) pak sunarto, pak sudiro, pak gultom, pak karim {cool man)dan yang lainnya yang tidak tersebut. gue jadi inget sama elis gadis kecil yg selalu dikepang (sailermoon kali) ,saat gue kelas 1d yg kelasnya pas yg ada cerobong and gue selalu telat and selalu ngelewatin 1c and selalu disorakin (dasar artis) Email gue. dodhipribadi@yahoo.com
17 April 2008 pada 4:43 pm
Agustinus Susanto
Gelo…, gue paling ketinggalan dibandingin semua temen2x
klo nda ada info dari adik gue tentang Yodanto ngga bakal gue bolak-balik box ini.
trims buat teman2x semuannya yang tulisan2xnya sdh aku baca dari a s/d z. tentang nama guru2x saya kasih yng saya ingat saja dan klo salah tolang diralat dan diperbaiki oke ? :
Tambunan / Anhar (kepsek) Ibu Sumini
Gultom Sondang
Karim Rosmauli
Sembiring Fisika Mardiah
Sutarno Mat Mardiana
Sudirman Agama Islam Devi
Busro Orkes Sunarti
Zainal Orkes Sis
Yulia Elektro Isah
Fachrudin Ekop Sri
Sutowo PMP Tamboto
Tono Elektro Ya, segitu yang gue inget.
Husein lupa gue
Sulaiman Agama Isalm
Sundoro Gambar
satu orng batak gue lupa
Klo mang ada yng mau ngadain Reuni tolong saya dikabarin trims’ Sukses selalu tuk kawan2x semua.
4 Mei 2008 pada 6:10 pm
Ananto E
Hi all..angkatan brp aze dech..
‘lam kenal..saya lulusan taon 79
kalo ada yg mo ngadain reuni boleh juga bich
6 Mei 2008 pada 2:48 pm
ULU
OKELAH, SIAPA YANG BERANI …?
REUNIAN PMR SMP 5
CECEP PUTU DLL. PADA DIMANA SEKARANG? inget cecep inget ambulan.
DON, BERANI GAK LOH REUNIAN ???
1 Juni 2008 pada 3:53 pm
Zuhri Swidhonarko
weh tambah seru aje nih comment-nye, dapet untung berape lho Don… he-he… thanx berat tuk webnya Don, jadi buat ajang reunian neh…. buat Iim, pe kabar neh, kontak gue donk… tuk Mbak Deni Triwardana, kalo nggak salah kakaknya Dewi Priyantini yahh…..
email gue z_swidhonarko70@yahoo.co.id
ato
Zuhri Swidhonarko@upv.pertamina.com
20 Juni 2008 pada 6:22 pm
Jayandi
Hadir!
Thanks Don, paling enggak hari ini jadi tahu alamat websitenya yodanto. Gile, inget aja tuh anak sama gua.
23 Juni 2008 pada 7:06 pm
Diindaa
wah . wah .

Panjang x critanya .
tpii srru
saiah dinda, bntar lgii mao klaz 8 [amiind] ,
saia jgga prnah ikud kmpetisi mtk, yg nyuruh bu sondang . . tpii emang dsar saiah gak jggo mtk, saiah cmma smpe babak pnyisihan I doangg [jdi malu saiah]. hhehe
bu sondang salahh pilih orang . . yaituh salah milih saiah . .
Hhehe . . gktau knappa tuh gurru bisa milih saiah . jaggo yaa yg nuliz crita inni . . Bisa smpe final . . Saiah jdii malu 2x . . whehe
e-mail : kharizma_5@yahoo.co.id
fs : diindaa_kh@rizma.din
2 Juli 2008 pada 8:25 pm
devi indrasari
hi…hi….kenalan donk…seru nih ceritax u/ pmr.boleh gabung gak?!!!!
23 Agustus 2008 pada 5:59 am
devi
aku sebenarx gak alumni smp 5.tapi,aku jg pernah jadi anggota PMR.buat mas dono widiatmoko,bagus banget crtx.mungkin ada kesamaan nama yah dengan nama aku.but,boleh donk bagi pengalaman.truuzzz,mmngx ada yah,alumni smp 5 yang namax devi?buat yang mau kenal2,boleh deh menyapa ku di devi.indrasari@yahoo.com.di tungguuuuuu.
9 September 2008 pada 1:14 pm
eka
iwan yang sekolah di SMPN V, kamu yang agak cameh itu bukan? angkatan irland dan dewi sarbani, kalo iya mau kontak gw yah di eka.adrianie@infomedia.web.id
24 Oktober 2008 pada 10:20 pm
dewi
ass dono ..
pa kabar.. wah sdh lama ya gak ketemu,, masih ingat aq gak.. INSYA Allah ingat yaa..
wekekek.. asli don.. ceritanya megang bgt deh .. aq aja ampe lupa,, kamu masih ingat semuanya sampe kecil-2.. muantap deh..
bicara soal dulu/ ingat gak dulu kita ke tempatnya evi, terus ke tempat nya budi, aang ( cempaka putih ) abis itu naik sepeda ke cemput tengah dsb hehehe,… // orang tuamu masih di cemput ???
oya don seingatku, kamu dari dulu memang anak yang cerdas kok,meksi bukan kutu buku ( JANGAN GR YA <<< WEKEKEK )
oya temanku yg baik TULANG LATIF YANG JAHIL .. ktnya temanmu juga yaa.. bbrp kali kita ke rumahnya silaturahim..
oya bbrp bln lalu kamu ke indo yaa.. wah sayang gak ketemu ..
17 okt lalu kita ada reunian budut,, ( lucu-lucu deh ) BACA DI MILIS MUNGKIN LEBIH LENGKAP,, ada teman namanya tawi// AQ BLG evi singkatan apa ya tawi,, oya tantowi yahya.. sth dipikir-pikir, tantowi yahya kan presenter ,, wekekek, pada errorr semuanya..// smtr tawi teryata jg error siapa aq/ baru setealh lihat buku nuansa di ngeh
dono,, slm kenal juga ya untuk istri mu luci // kapan -2 kita kontak lagi…
wass wr wb/ ( dewi pur )
1 Desember 2008 pada 8:03 pm
nurul hidayat
aduh gue jadi kangen berat sama sekolah gue nich yang ada disebelah SMTK PASAR BARU DAN KANTOR BPS.kapan yach kita bisa kumpul 2X (reuni Akbar)
udeh lama nich sejak taon 1990 gue nggak pernah lagi kunjung ke sekolah
SMP 5.Indra Kusuma,Wine Agustin,Hani Herlinda Dimanakah Kau Berada ?
gue salut sama teman kita (agustinus Susanto ) yang masih inget sama guru 2X kita Cuma saya ingin tambahin nich Guru Bahasa Indonesia Ibu Siswartijah,Ibu Sumiyati.Salam untuk semua………
18 Januari 2009 pada 5:51 pm
wuri
hei…hei… aq jg alumni smp 5 nich. tepatnya angktn 03.
aq lg nyari tmn2 aq nich yg angktn 03, klo ad add aq y di alamat fs aq. tamare_wurireri@yahoo.com
aq kgn bgt sm graccia, serli, ditha yg dulunya anggota osis, yulia yg ank kesayangannya bu roesmauli di padusnya dan tentunya sm shbt2 aq yg g tau pd kmn. shbt aq, ditha m, dessi, hanny, indah, ratih, yoe-e, noer, n irma.
sm gw gw mau tau kbrnya ank2 yg lain khususnya yg dl satu kls sm aq, 1-4, 2-3, 3-2 pada kmn y mereka skrg? truz ad yyg tau g yach sm riki?
bu yuyun aq kangen bgt nich, ibu yuyun itu guru BP yg paling baik n bs ngertiin aq dan ank2 dech.
3 April 2009 pada 1:33 pm
Wartoyo
Hai Don!, kenapa juga ga diceritain band beatles nya yg kalo ga salah seingat aku ada Edison Lumban Tobing, M Ridwan trus satu lagi aku lupa. Kamu juga lupa ma aku ‘Wartoyo’.
20 Mei 2009 pada 12:42 pm
joya
cccccccccccafe deh
20 Mei 2009 pada 12:45 pm
joya
salam wat ibu guruku tercnta ibu nurhayati guru bahasa indonesia.menurut aQ BLIAW guru terbaik
20 Mei 2009 pada 12:47 pm
joya
wat bpk Sembiring.jangan alak2.
20 Mei 2009 pada 12:49 pm
Azani
aQ SETUJU dng komen si joya
13 Oktober 2009 pada 5:58 am
irwansyah (Iwan)
Saya Irwansyah, angkatan lulus SMPN 5 tahun 1973 sama2 dengan Vera Hartati (juara kelas terus dan saat ini Guru SMKKN 1 sebelah SMPN 5), Nowanti (yang cantik), Johni Iskandar, Bully, Jati Nuswanto (n’us), teguh pribadi, Refsal & Refnil (Aang & Iing anak Pejompongan), Siti Nurbaya (yang cakep), dll. Saya mau komunikasi nich dengan siapa saja yang alumni SMPN 5. Dulu sering makan bubur ayam pagi-pagi tahun 1973 s.d. 1976 di halaman sekolah (yang biasanya untuk upacara bendera) yang sekarang udah dipersempit untuk pelebaran jalan Dr. Sutomo. Lalu makan bihun pake sambelnya yang khas pake’ kedele di warung Mbah di belakang (dekat lapangan basket yang sama2 digunakan juga untuk siswa SMPN 10). Kepala Sekolahnya P. Hutasoit, Gurunya ketika itu P. Pasaribu, P. Karno (guru olahraga), B. Isa (Guru Sejarah Ina/dunia yang kalo ngajar dengan gayanya yang khas), dan lain-lain.
24 November 2009 pada 9:18 am
despaty zf
Wah cerita yang unik dan menyenangkan. Walaupun tidak seangkatan namun cerita ini membuat saya takjub. Ternyata kenangan apapun itu takkan lekang oleh waktu ya…
Salut…